Luar Negeri

Lawan Strategi Perang Dagang AS, Enam Aksi Balasan Ini Bisa Digunakan China, Apa Saja?

Mengingat saat ini China memiliki ruang terbatas untuk membalas melalui perdagangan, China dapat mencari strategi lain dalam membalas AS. Apa saja?

Lawan Strategi Perang Dagang AS, Enam Aksi Balasan Ini Bisa Digunakan China, Apa Saja?
Presiden AS, Donald Trump, dan Presiden China, Xi Jinping, berbicara dalam forum ekonomi. Keduanya menyepakati perdagangan senilai 250 miliar dolar AS atau Rp 3.379 triliun (9/11/2017).(Fred Dufour/AFP) 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON DCAmerika Serikat lagi-lagi mengancam akan meningkatkan perang dagangnya dengan China.

Sebelumnya pada 6 Juli 2018, AS memberlakukan tarif pada barang-barang China dengan nilai mencapai US$ 34 miliar.

Beberapa hari berselang, AS mengumumkan daftar beberapa produk tambahan lain yang akan dijadikan target penetapan tarif dengan nilai mencapai US$ 200 miliar.

Presiden AS Donald Trump mengatakan, barang dengan nilai lebih dari US$ 500 miliar dapat terkena imbas pemberlakuan tarif. Jumlah tersebut hampir mencapai seluruh nilai ekspor barang China ke AS tahun lalu.

Mengutip BBC, AS membeli hampir empat kali lebih banyak dari China dibanding apa yang mereka jual kepada mereka.

Baca: Suami Inneke Koesherawati Tersandung Kasus Suap Kalapas, Aset Keluarga Sempat Jadi Sorotan

Mengingat saat ini China memiliki ruang terbatas untuk membalas melalui perdagangan, China dapat mencari strategi lain dalam membalas AS. Apa saja?

1. Tindakan terhadap perusahaan AS

Menurut Julian Evans-Pritchard dari Capital Economics, perusahaan AS menghasilkan penjualan domestik sekitar US$ 300 miliar di China, sehingga mereka adalah target potensial.

Dia menyoroti perusahaan-perusahaan besar seperti Apple, yang memiliki penjualan dan operasi yang signifikan di sana.

Dia mengatakan China dapat mempersulit perusahaan-perusahaan AS dengan memperlambat izin bea cukai untuk impor mereka, menunda atau menolak aplikasi visa.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved