Wali Kota Subulussalam Jumpai Langsung Presiden Jokowi, Sampaikan Empat Usulan

”Dalam momen bertemu dengan presiden kemarin, pak wali kota menyampaikan usulan pembangunan Subulussalam,”

Wali Kota Subulussalam Jumpai Langsung Presiden Jokowi, Sampaikan Empat Usulan
ist
WALI KOTA Subulussalam, Merah Sakti berjabat tangan dengan Presiden RI Joko Widodo usai berdialog dan menyampaikan usulan pembangunan insfratruktur prioritas, Senin (23/7/2018) lalu di Istana Presiden Bogor, Jawa Barat. 

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Semangat Wali Kota Subulussalam, Merah Sakti untuk menggenjot pembangunan insfratruktur di Kota Sada Kata ini tampak tak pernah pudar.

Buktinya, bukan hanya melalui surat, Walkota Subulussalam Merah Sakti kemarin menyampaikan langsung sejumlah usulan saat bertemu Presiden Joko Widodo, Senin (23/7/2018) di Istana Bogor, Jawa Barat.

Dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi ini, Walkot Subulussalam Merah Sakti sebagaimana disampaikan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdako Subulussalam, Hamdansyah menyampaikan empat aspirasi terkait kebutuhan mendesak kota yang mekar 2 Januari 2007 itu.

Baca: MPD Subulussalam Lepas 70 Calon Mahasiswa, Jaminuddin: Gali Ilmu dan Membacalah

”Dalam momen bertemu dengan presiden kemarin, pak wali kota menyampaikan usulan pembangunan Subulussalam,” kata Hamdansyah kepada Serambinews.com, Selasa (24/7/2018).

Hamdansyah pun memaparkan empat usulan prioritas yang disampaikan Wali Kota Subulussalam  kepada Presiden Jokowi yaitu, terkait kelanjutan pembangunan jembatan Dah, Kecamatan Rundeng dan Pelayangan, Buluh Dori, Kecamatan Simpang Kiri.

Untuk merampungkan kedua jembatan ini butuh dana senilai Rp 50 miliar. Lalu, Walkot Merah Sakti juga meminta kesediaan Presiden Jokowi meresmikan Mapolres Kota Subulussalam Januari 2019 mendatang.

Baca: BREAKING NEWS - Hasil Pilkada Kota Subulussalam Digugat ke MK

Kemudian, Walkot Sakti meminta agar Presiden melanjutkan pembangunan badan jalan nasional Subulussalam menuju Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

Pasalnya, jalur yang menjadi urat nadi transportasi masyarakat Aceh di wilayah pantai barat selatan ini kondisinya rusak parah dan sangat memprihatinkan.

Terakhir, politisi Partai Golkar ini menyampaikan dari 80 ribuan penduduk Kota Subulussalam sebesar 30 persen merupakan etnis Jawa yang sudah menetap sejak puluhan tahun lalu.

Baca: Ghufran, Hafiz Tampan Asal Subulussalam yang Jadi Imam Tetap di Masjid Jamik Unsyiah

Dia pun mengajak sang presiden ke-7 RI ini untuk berkunjung ke Tanah Syekh Hamzah Fansury guna bersiliaturrahmi dengan masyarakat Jawa yang sudah menjadi warga Kota Subulussalam itu.

Hamdansyah menambahkan, keempat usulan ini sudah direspon Presiden Jokowi seperti tambahan dana senilai Rp 50 miliar bagi kelanjutan pembangunan jembatan di sana.

Hamdansyah juga mengatakan pertemuan presiden ini merupakan serangkaian kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB di Istana Bogor kemarin.

”Jadi pas ada momen tanya jawab, pak wali kota menyempatkan berdialog dengan menyampaikan usulan prioritas, Alhamdulillah pak presiden merespon langsung,” terang Hamdansyah yang akrab disapa Sanang. (*)

Penulis: Khalidin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved