Walkot Sakti Minta Ada ‘Kekhususan’ Subulussalam Terkait Formasi CPNS 2018

”Memang siapapun berhak tes di semua daerah tapi kan faktanya kalau mereka lulus dua tahun kemudian minta pindah lagi,

Walkot Sakti Minta Ada ‘Kekhususan’ Subulussalam Terkait Formasi CPNS 2018
ist
WALI KOTA Subulussalam, Merah Sakti berjabat tangan dengan Presiden RI Joko Widodo usai berdialog dan menyampaikan usulan pembangunan insfratruktur prioritas, Senin (23/7/2018) lalu di Istana Presiden Bogor, Jawa Barat. 

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam, Merah Sakti meminta ada ‘kekhususan’ daerah ini dalam menentukan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini.

”Saya minta agar rekrutmen CPNS tahun ini, Subulussalam diberi kekhususan,” kata Walkot Merah Sakti kepada Serambinews.com, Selasa (24/7/2018).

Permintaan formasi CPNS yang kelulusannya itu khusus disampaikan Walkot Merah Sakti dalam agenda Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Istana Bogor, Jawa Barat.

Baca: CPNS 2018 - 2 Langkah Registrasi Akun SSCN bagi Pelamar: Hanya di sscn.bkn.go.id

Menurut Sakti, kekhususan yang dia maksud menyangkut dalam penentuan kelulusan untuk memprioritaskan warga setempat atau orang daerah.

Hal ini, kata Merah Sakti agar tidak terjadi Subulussalam sekadar batu loncatan bagi PNS.

Sebab, lanjut Sakti, selama ini akibat tidak ada ada kekhususan untuk memprioritaskan warga asli Subulussalam banyak orang luar menjadi PNS di sana lalu beberapa tahun kemudian meminta pindah ke kampung asalnya.

Baca: Hoaks Informasi Terkait Format dan Susunan CPNS 2018

Lantaran itu, lanjut Sakti dia meminta ada kekhususan agar tujuan pemenuhan pelayanan publik, adminstrasi terutama soal tenaga medis dan pendidikan bisa maksimal.

Bukan seperti selama ini, banyak kekosongan guru atau tenaga medis akibat yang lulus PNS sudah pindah kembali ke daerah asalnya.

”Memang siapapun berhak tes di semua daerah tapi kan faktanya kalau mereka lulus dua tahun kemudian minta pindah lagi, yang alasan orang tua sakit dan macam-macam alasan,” ujar Sakti.

Sakti mengakui sejauh ini Subulussalam membutuhkan ratusan formasi CPNS terutama guru dan tenaga medis.

Sehingga jika nanti diterima, Subulussalam akan memprioritaskan tenaga medis dan guru atau pendidik dalam formasi CPNS tahun ini.

Hal ini bertujuan agar penyebaran guru dan pemenuhan tenaga guru termasuk medis terpenuhi. (*)

Penulis: Khalidin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved