42 Bacaleg tak Lulus Baca Quran

Sebanyak 42 bakal caleg legislatif (bacaleg) DPRK di tiga kabupaten/kota dinyatakan tak lulus uji mampu baca Quran

42 Bacaleg tak Lulus Baca Quran
Bacaleg DPRK Agara sedang diuji oleh tim penguji membaca alquran di Kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Tenggara, Rabu (25/7/2018). SERAMBINEWS. COM/ASNAWI LUWI 

* Aceh Timur, Langsa, Abdya, dan Aceh Selatan

LANGSA - Sebanyak 42 bakal caleg legislatif (bacaleg) DPRK di tiga kabupaten/kota dinyatakan tak lulus uji mampu baca Quran. Mereka terdiri dari 15 orang di Aceh Timur, 12 orang di Kota Langsa, 5 orang di Aceh Barat Daya (Abdya), dan 10 orang di Aceh Selatan.

Ketua KIP Aceh Timur, Iskandar A Gani, menyebutkan, total bacaleg yang didaftarkan partai politik (parpol) sebanyak 540 orang. Dari jumlah itu, yang mengikuti tes baca Quran sebanyak 496 orang. “Dari 496 orang, 15 di antaranya dinyatakan tidak mampu membaca Alquran,” katanya kepada Serambi, Rabu (25/7).

Terhadap bacaleg yang tidak hadir mengikuti tes, yang sebanyak 44 orang, Iskandar juga mengatakan bahwa mereka juga gugur dari pencalonan bacaleg. Oleh karena itu, KIP meminta parpol menyiapkan pengganti terhadap mereka yang telah dinyatakan gugur tersebut.

“Waktu pengajuannya pada 27 Juli. Kita minta ketua parpol saat mengajukan bacaleg pengganti agar membawa bacalegnya sehingga akang langsung diuji baca Alquran, karena masa pengajuan bacaleg pengganti ini hanya satu hari,” demikian Iskandar.

Di Langsa juga dilaporkan ada bacaleg yang tak lulus dalam tes baca Quran. Sekretaris KIP Kota Langsa, Dahlan SE, menyebutkan, tes diikuti 319 bacaleg, dari yang mendaftar sebanyak 315 orang. Selisihnya sebanyak 39 bacaleg tidak hadir, sehingga KIP menjadwalkan kembali pelaksanaan tes pada 30 Juli.

“Dari 319 bacaleg yang dites tersebut, sebanyak 12 orang dinyatakan tak lulus oleh dewan juri penguji,” kata Dahlan kepada Serambi, Rabu (25/7).

Sementara di Abdya, dari 374 bacaleg yang terdaftar di KIP, sebanyak 70 orang di antaranya tidak hadir untuk mengikuti tes mampu baca Quran yang dilaksanakan Selasa dan Rabu (24-25/7). Dari yang mengikuti tes, lima di antaranya tidak lulus sehingga dipastikan gugur.

“Dari 304 yang mengikuti uji baca Quran, lima orang gugur atau tidak lulus karena tidak mencapai nilai minimal 50,” ungkap Ketua Pokja Uji Baca Alquran pada KIP Aceh, Akmal Abzal kepada Serambi, Rabu (25/7) sore.

Ia enggan menyebut nama kelima bacaleg dan partainya. “Kita tak sebutkan nama dan dari partai mana karena menyangkut soal etika,” tambahnya.

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved