42 Bacaleg tak Lulus Baca Quran

Sebanyak 42 bakal caleg legislatif (bacaleg) DPRK di tiga kabupaten/kota dinyatakan tak lulus uji mampu baca Quran

42 Bacaleg tak Lulus Baca Quran
Bacaleg DPRK Agara sedang diuji oleh tim penguji membaca alquran di Kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Tenggara, Rabu (25/7/2018). SERAMBINEWS. COM/ASNAWI LUWI 

“Kami melapor ke Panwaslu, memminta agar rekaman video mengaji dibuka, (kader) kami bisa baca Quran, kenapa tidak lulus? Ini penzoliman,” kata Ketua DPC Gerindra Aceh Singkil, Wartono.

Laporan ke Panwaslu diajukan selain atas nama partai, juga diajukan atas nama pribadi balaceg Gerindra, Yusmidar. Ia mengindikasikan adanya pelanggaran dalam proses pelaksanaan tes, seperti gedung yang tidak steril, karena orang yang tidak berkepentingan bebas keluar masuk gedung.

Kondisi itu dinilainya mengganggu pelaksaan tes, baik bagi panitia maupun peserta. “Dan waktu yang disediakan hanya sembilan jam berbeda dengan kabupaten/kota Aceh lain,” ujarnya.

Ia juga menuding ada kecurangan karena ada peserta tes yang membaca bukan pada ayat yang telah ditentukan sesuai catatan kertas undian, tetapi diberikan kebebasan bagi peserta tertentu untuk memilih ayat atau surah yang telah dihafal peserta.

Petugas yang bekerja pada lima tim penguji juga dianggap tidak sesuai aturan, baik dari sisi independensi dan keahlian. Selain itu juga terjadi kebocoran hasil tes ke publik sebelum pengumuman resmi. “Kami berharap agar dilaksanakan uji baca Quran ulang dengan personel tim yang dipilih secara profesional, berintegritas, sesuai peraturan yang berlaku,” ujar Yusmidar.

Ketua Panwas Aceh Singkil, Azwar Ramnur, membenarkan bahwa pihaknya menerima pengaduan dari Gerindra serta calon legislatif dari Gerindra. “Kita meminta kepada pelapor untuk melengkapi syarat formil dan materil,” ujar Azwar Ramnur.

Terpisah Ketua KIP Aceh Singkil, Edi Sugianto, menyatakan sangat menghormati langkah yang dilakukan partai politik serta bakal calon legislatif. Namun ia menyatakan tidak bisa berkomentar banyak sebab sampai saat ini belum mengetahui materi laporan. “Kami hormati karena itu sebagai hak setiap warga negara,” kata Edi.

KIP Aceh Singkil, pada Senin 23 Juni menggelar tes uji mampu baca quran kepada calon legislatif. Dari total 243 bacaleg beragama Islam, yang hadir 212 orang, tidak hadir 31 orang. Dari 212 orang tersebut, yang lulus sebanyak 207 orang dan yang tidak mampu 5 orang. Masing-masing, dua orang dari Gerinda, satu orang dari PDIP dan dua orang dari Golkar.(c49/zb/nun/tz/c52/de)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved