Gerhana Bulan Total 2018

Gerhana Bulan 28 Juli, Saat Matahari, Bumi, dan Bulan Sejajar Satu Titik Disebut Syzygy, Apa Itu?

Pada saat Fenomena Blood Moon terjadi, planet Mars bahkan berada dalam kondisi paling terang selama 15 tahun terakhir.

Gerhana Bulan 28 Juli, Saat Matahari, Bumi, dan Bulan Sejajar Satu Titik Disebut Syzygy, Apa Itu?
SERAMBI/M ANSHAR
Proses Super Blue Blood Moon atau gerhana bulan saat awal (kiri), gerhana bulan total (tengah) dan proses akhir gerhana bulan (kanan) direkam menggunakan lensa teleskop refractor 900 mm di Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Aceh, Rabu (31/01/18) malam. 

Sehingga dari perspektif kita di Bumi, keseluruhan planet akan terlihat begitu bercahaya.

Bagi orang-orang yang tinggal di kawasan Amerika Utara, mereka memang tidak bisa melihat gerhana bulan total ini.

Namun, mereka masih bisa melihat Bulan purnama dengan planet Mars yang sangat terang di bawahnya.

Pasalnya, saat itu planet Mars berada di jarak terdekat dengan Bumi dibandingkan di waktu yang lain sejak 2003.

Planet Mars akan terlihat lima kali lebih terang dibandingkan biasanya.

Planet Mars baru akan berada sedekat ini dengan Bumi lagi pada 2035 nanti.

Ada beberapa kota terbaik untuk menyaksikan Fenomena Blood Moon.

Beberapa di antaranya adalah Tokyo, Budapest, Kairo, Sydney, Melbourne, New Delhi, Moscow, Beijing, Hong Kong, Rio de Janeiro, dan Buenos Aires.

 

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Melihat Lebih Detil Lagi Tentang Fenomena Blood Moon 27-28 Juli 2018, Apa Itu Syzygy?

 

Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved