SBY Ceritakan Hubungannya dengan Jokowi-Megawati, Romahurmuziy Diingatkan untuk Jaga Bicara

SBY mengatakan pada Oktober 2014 Jokowi mengajak dirinya untuk bergabung dengan koalisi pemerintahan.

SBY Ceritakan Hubungannya dengan Jokowi-Megawati, Romahurmuziy Diingatkan untuk Jaga Bicara
Kolase/TribunWow.com/Tribunnews.com
SBY, Megawati dan Jokowi 

SERAMBINEWS.COM - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menceritakan hubungannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati Soekarnoputri.

Dilansir TribunWow.com dari jumpa pers yang disiarkan Kompas TV pada Rabu (25/7/2018) malam, SBY mengaku jika setahun terakhir ia menjalin komunikasi yang baik dengan Jokowi.

Terlebih setelah mereka berkomunikasi secara intensif dalam enam bulan terakhir.

SBY mengatakan pada Oktober 2014 Jokowi mengajak dirinya untuk bergabung dengan koalisi pemerintahan.

"Waktu itu saya jawab kepada beliau, barang kali tidak tepat bapak, karena dalam pilpres yang baru saja dilaksanakan. Partai Demokrat tidak mengusung Pak Jokowi, dan juga tidak mengusung Pak Prabowo," kata SBY.

Baca: Raja Inggris Sembunyikan Mahkotanya yang Sangat Mahal di Kaleng Biskuit Agar Tak Dirampas Nazi

Baca: BREAKING NEWS - Seorang Polwan Ditemukan Tewas Tergantung di Tangga Rumahnya

SBY menyatakan jika saat itu Demokrat memutuskan tidak mengusung capres-cawapres pada Pilpres 2014.

Pria 68 tahun ini mengaku jika dirinya kemudian bertemu dengan Jokowi pada tahun 2015.

Pada saat itu, Jokowi mengulangi ajakannya untuk bergabung.

SBY mengatakan saat itu jawabannya masih sama.

SBY lantas menyebutkan apabila dirinya sempat difitnah mengenai aksi 212.

Baca: Sidak ke Lapas Sukamiskin, Najwa Shihab Temukan Parfum Perempuan di Sel Setya Novanto

Baca: Najwa Shihab Temukan Barang Mewah saat Sidak ke Lapas Sukamiskin, Lihat Respon OC Kaligis

Halaman
123
Editor: Amirullah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved