Pembayaran Lahan Tol Kembali Dipertanyakan

Pihak DPRA kembali mempertanyakan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) kapan membayar ganti rugi lahan tol milik masyarakat

Pembayaran Lahan Tol Kembali Dipertanyakan
NET
Ilustrasi jalan tol. 

BANDA ACEH - Pihak DPRA kembali mempertanyakan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) kapan membayar ganti rugi lahan tol milik masyarakat yang terkena proyek pembangunan jalan tol Aceh ruas Sigli-Banda Aceh sepanjang 74,2 Km. Lahan itu berada dalam sembilan kecamatan di Aceh Besar dan satu Kecamatan di Pidie, yakni Padang Tiji. Persoalan ini sebelumnya juga sudah pernah dipertanyakan pihak DPRA.

“Pengukuran, verifikasi, pengumuman, bahkan untuk beberapa kecamatan sudah dilakukan penilaian harga tanah oleh lembaga konsultan manajemen independen. Tapi pembayarannya sampai kini belum juga ada tanda-tanda kapan bisa dilaksanakan,” kata Ketua Fraksi Demokrat DPRA, Ir H T Ibrahim kepada Serambi di Banda Aceh, Jumat (27/7).

Menurut HT Ibrahim, ia mempertanyakan hal itu karena pemilik lahan yang terkena proyek ini dalam sembilan kecamatan di Aceh Besar kerap mempertanyakan hal ini kepadanya selaku Anggota DPRA Dapil Aceh Besar. Apalagi, kata Ibrahim, pihak pemerintah sudah berjanji tiga bulan lalu akan membayar ganti rugi lahan yang sudah diukur, diverifikasi, dan diumumkan ke publik itu. Hal yang sama juga dipertanyakan Ketua Fraksi PAN, Sulaiman Ali kepada LMAN melalui Serambi kemarin.

Kedua politisi ini juga mengaku hal ini juga sudah pernah mereka pertanyakan kepada Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah. Nova menjawabnya dalam waktu dekat, namun tak menyebutkan tanggal dan bulan berapa, meski proyek ini juga sudah dilakukan penandatanganan perjanjian pembangunan antara pihak kontraktor pelaksana PT Hutama Karya dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJP) di bawah Kementerian PUPR, Jumat (20/7).

Anggaran Sudah Diusul
Menurut HT Ibrahim dan Sulaiman, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah juga sudah pernah mempertanyakan soal ganti rugi lahan itu hal ini kepada Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono di Jakarta, Jumat (20/7). Menurut Basuki, pihaknya sudah mengusulkan anggaran untuk pelaksanaan pembangunan jalan tol Aceh tahap I Sigli-Banda Aceh kepada Menkeu Rp 350 miliar. Sedangkan pihak LMAN berjanji siap membayar ganti rugi lahan itu. Adapun saat ini, Pemerintah Aceh juga sedang bersiap-siap melakukan acara ground breaking atau pemancangan tiang perdana proyek ini di kawasan Blangbintang, Aceh Besar oleh Presiden, Jokowi, 5 Agustus 2018. Kedatangan Jokowi ke Aceh pada tanggal tersebut direncanakan bertepatan dengan pembukaan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII. (her)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved