Polisi Masih Buru Dua DPO

Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro mengatakan, dua orang lagi terduga yang ikut mengeksekusi gajah jinak bunta

Polisi Masih  Buru Dua DPO
IST
Tim dokter hewan BKSDA Aceh bersama tim inafis dan identifikasi Polres Aceh Timur, Minggu (10/6/2018), melakukan olah TKP dan nekropsi bangkai gajah jinak Bunta yang ditemukan mati di sekitar kawasan CRU Serbajadi, Aceh Timur, Sabtu (9/6/2018). 

* Kasus Kematian Gajah Bunta

IDI- Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro mengatakan, dua orang lagi terduga yang ikut mengeksekusi gajah jinak bunta masih dalam pencarian dan telah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Pihak kepolisian yakin semua pelaku dapat diringkus. “Masih ada DPO yang belum berhasil diungkap. Mohon doanya agar kasus ini segera terungkap,” pinta Kapolres AKBP Wahyu kepada Serambi, kemarin.

Sejauh ini, jelas Kapolres, pihaknya telah memetakan orang-orang yang diduga terlibat dalam kasus ini. “Keberadaan DPO-nya masih dalam penyelidikan kami. Untuk sementara baru dua orang yang telah diamankan,” jelas Kapolres.

Kapolres Aceh Timur juga menegaskan bahwa terkait kasus kematian gajah liar yang ditemukan mati di areal HGU PT Bumi Flora pada 14 Juli masih dalam penyelidikan. Pihaknya akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk segera menangkap pelakunya. “Kita sudah memeriksa sejumlah saksi dan menunggu hasil pemeriksaan Puslabfor Medan untuk mengetahui penyebab kematian gajah tersebut,” jelas Kapolres.

Kepala BKSDA Aceh Sapto mengharapkan Polres Aceh Timur dan jajarannya dapat mengungkap tuntas kasus ini sampai ke akar-akarnya, sehingga kasus serupa tidak akan terulang kembali. “Dengan penegakan hukum ini kita berharap perburuan satwa liar khususnya gajah bisa kita cegah dan memberi efek jera bagi para pelaku,” harap Sapto.(c49)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved