Boat KM Masriani Dihempas Gelombang ke Tanggul Laut Abdya, Pawang Pingsan

“Wadi, diselamatkan warga dalam kondisi pingsan, kemudian dibawa ke salah satu rumah warga Lhok Pawoh untuk mendapat pertolongan,”

Boat KM Masriani Dihempas Gelombang ke Tanggul Laut Abdya, Pawang Pingsan
Ilustrasi Boat dihempas gelombang 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Boat KM Masriani dihempas gelombang besar ke tanggul pemecah ombak (break water) kawasan PPI Lhok Pawong Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dalam peristiwa gelombang tinggi disertai hujan, Senin (30/7/2018) siang.  

Peristiwa terjadi sekira pukul 12.00 WIB itu  mengakibatkan boat mengalami bocor dan pawang sekaligus pemilik boat, Wadi (33), warga Desa Cot Mancang, Kecamatan Susoh, mengalami pingsan.

“Wadi, diselamatkan warga dalam kondisi pingsan, kemudian dibawa ke salah satu rumah warga Lhok Pawoh untuk mendapat pertolongan,” kata Panglima Laot Kabupaten  Abdya, Hasanuddin kepada Serambinews.com.

Hasanuddin mendapat memperoleh informasi tentang adanya boat dihempas ombak besar tersebut dari Keuchik Lhok Pawoh, Husni dan  terakhir dari Kasman, warga Desa Ladang Susoh yang sudah tiba di lokasi kejadian.

Baca: BREAKING NEWS - Dihempas Ombak, Boat Nelayan Terbalik di Aceh Jaya

Dilaporkan, boat KM Masriani dalam kondisi bocor bodi masih terdampar di lokasi pecahan ombak dekat PPI Lhok Pawoh, Manggeng.

Boat nahas tersebut sedang menunggu evakuasi dengan alat berat yang sedangkan diusahakan oleh toke ikan hiu yang menjadi langganan pemilik boat.

Sedangkan Wadi yang mengalami pingsan mulai sadarkan diri. Sedangkan sejumlah anggota keluarga juga sudah tiba di lokasi.

Baca: Gelombang Tinggi Terjang Pesisir Abdya, Air Laut Masuk ke Rumah Warga, Sejumlah Boat Rusak

Dari informasi diperoleh Panglima Laot Abdya, Hasanuddin bahwa KM Masriani dengan Pawong Wadi, sekitar pukul 12.00 WIB  berusaha masuk ke muara sungai Lhok Pawoh, Kecamatan Manggeng untuk berlindung.

Di sekitar mulut Kuala (muara) Lhok Pawoh terdapat tanggul pemecah ombak (break water) yang dibangun dari material batu gajah.

Ketika boat dengan Pawang Wadi menuju mulut kuala terjadi ombak besar disertai angin kecang mengakibatkan boat terhempas keras ke batu tanggul laut sehingga boat ikan mengalami bocor setelah papan patah setelah menghantam batu serta isi boat juga tumpah. (*)

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved