98 Santri Keracunan Pulang, 4 Masih Dirawat

Dari 102 santri As-Salam Islamic Solidarity School Kota Jantho, Aceh Besar yang harus dirawat karena diduga keracunan

98 Santri Keracunan Pulang, 4 Masih Dirawat
ANTRI As-Salam Islamic Solidarity School (ISS) dirawat di RSUD Aceh Besar, Rabu (1/8). Lebih 100 santri di lembaga pendidikan tersebut diduga keracunan seusai sarapan pagi dengan menu ikan tongkol lado. 

JANTHO - Dari 102 santri As-Salam Islamic Solidarity School Kota Jantho, Aceh Besar yang harus dirawat karena diduga keracunan setelah sarapan di lembaga pendidikan Islam tersebut, Rabu (1/8), empat orang di antaranya masih dirawat di RSUD Aceh Besar, Indrapuri. Sementara 98 santri lainnya sudah diizinkan pulang ke rumah dan sebagian kembali ke pesantren tersebut.

Sekda Aceh Besar, Drs Iskandar MSi yang dihubungi Serambi, Kamis (2/8) sore, menjelaskan, empat santri itu masih mengeluhkan sakit perut, sehingga tim medis di RS Pemkab Aceh Besar menyarankan agar mereka tetap dirawat semalam lagi untuk menstabilkan kondisinya. “Insya Allah, besok (hari ini-red) kalau tidak ada halangan keempat santri itu juga dibolehkan pulang,” ujarnya.

Pada Rabu (1/8) malam sekitar pukul 22.00-23.00 WIB, lanjut Iskandar, 35 santri lembaga pendidikan itu yang sebelumnya hanya mendapat perawatan di Puskesmas Jantho setelah kejadian itu, tiba-tiba mengalami mual dan sakit perut. Sehingga mereka harus juga dilarikan ke RSUD Aceh Besar.

“Setelah dirawat beberapa saat, mereka pada malam itu juga diizinkan pulang,” ungkap Sekda.

Disebutkan, santri Islamic Solidarity School yang diduga mengalami keracunan sebanyak 102 orang dan mereka dirawat di tiga tempat yaitu Puskesmas Jantho, RSUD Aceh Besar, dan RS Ibnu Sina Indrapuri.

“Kadiskes Aceh Besar yang saya tanyakan tadi (kemarin-red) mengatakan, hasil lab BBPOM terhadap muntahan dan sisa makanan yang belum sempat dimakan santri tersebut baru diketahui 10 hari ke depan. Kami sudah minta agar dipercepat, tapi itu memang standarnya,” pungkas Iskandar.

Seperti diberitakan kemarin, santri As-Salam Islamic Solidarity School Kota Jantho, Aceh Besar bertumbangan setelah sarapan pagi, Rabu (1/8) di lembaga pendidikan Islam yang dikelola Pemkab Aceh Besar dan Baitulmaal Muamalat (BMM) tersebut. Menurut informasi, tidak kurang 105 santri harus dirawat karena diduga keracunan makanan.

Meski tak sampai merenggut korban jiwa namun kasus itu memicu kepanikan luar biasa apalagi saat santri mengalami muntah, pusing, dan sesak napas. Informasi yang diperoleh Serambi, peristiwa itu terjadi setelah mereka sarapan pagi berupa nasi putih, ikan tongkol lado sekitar pukul 07.00 WIB.

Pada pukul 08.00 WIB ketika santri-santri tersebut berencana mengikuti sebuah acara yang diselenggarakan di sekolah tiba-tiba satu per satu mengeluhkan mual, pusing, sesak napas, dan muntah-muntah.(mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved