Breaking News:

Penjual Mercon di Gampong Baro ke Jaksa

Kasus penangkapan mercon berdaya ledak tinggi dari sebuah toko distributor

Editor: hasyim
Petugas merazia petasan dan mercon aneka jenis di Peunayong, Sutui, dan Neusu, Banda Aceh, Selasa (12/6/2018). 

BANDA ACEH - Kasus penangkapan mercon berdaya ledak tinggi dari sebuah toko distributor di Kampung Gampong Baro, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Minggu 20 Mei 2018 lalu, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh, Kamis (2/8).

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, melalui Kasat Reskrim AKP M Taufiq SIK, menjelaskan, penyidik Satuan Reskrim Polresta telah melengkapi berkas perkara, sehingga tersangka berinisial Th beserta barang bukti (BB) 11 kotak mercon telah dilimpahkan ke jaksa.

Tersangka Th yang dinilai menguasai, menyimpan, memiliki dan memperjualbelikan mercon yang tergolong dalam bahan peledak tersebut dijerat UU Darurat Pasal 1 Ayat 1 Nomor 12 Tahun 1991 tentang Bahan Peledak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan.

Seperti diberitakan sebelumnya personel opsnal Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh, menyita 11 kotak berisi ribuan batang mercon berdaya ledak tinggi dari sebuah toko distributor di Kampung Gampong Baro, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Minggu (20/5). Pascapenangkapan barang bukti (BB) beserta pelaku berinisial Th langsung digelandang ke Polresta untuk dimintai keterangannya.

Dari 11 kotak yang berisi ribuan mercon itu mengandung bahan peledak dan telah dilakukan uji ke Laboratorium Forensik (Labfor) Medan. “Selain tidak ada izin, dari hasil uji di Labfor Medan yang kami lakukan, petasan yang terdiri dari empat jenis ini seluruhnya mengandung bahan peledak,” kata Trisno kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh, Rabu 6 Juni 2018 lalu.

Ke 11 kotak berisi ribuan mercon tersebut, terdiri dari empat merek, masing-masing Top 167 model Coco Hawai. Lalu mereka Sunfirworks model Roman, Sunfirworks model Piccalo XL (mercon cabe) dan merek flower basket model roman.(mir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved