Luar Negeri

Presiden Venezuela Diserang Dengan Drone yang Dipasang Bahan Peledak Saat Pidato di Acara Militer

Menteri Komunikasi Venezuela Jorge Rodriguez bilang serangan ini merupakan upaya pembunuhan terhadap Maduro

Presiden Venezuela Diserang Dengan Drone yang Dipasang Bahan Peledak Saat Pidato di Acara Militer
AP
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. 

SERAMBINEWS.COM - Pejabat Venezuela mengatakan terjadi ledakan yang berasal dari sejumlah drone saat Presiden Venezuela, Nicolas Maduro menyampaikan pidato secara live di televisi di Caracas pada Sabtu (4/8/2018).

Namun, Maduro dinyatakan baik-baik saja.

Menteri Komunikasi Venezuela Jorge Rodriguez bilang serangan ini merupakan upaya pembunuhan terhadap Maduro.

Baca: Venezuela Jadi Negara Pemilik Cadangan Minyak Terbesar di Amerika Latin yang Gagal Total

Dalam kejadian tersebut, tujuh tentara terluka.

Dalam video yang beredar, Maduro tampak tengah menyampaikan pidatonya di sebuah acara militer outdoor saat dia dan sejumlah pejabat tiba-tiba melihat ke atas dan terkejut. Audio langsung terputus.

Puluhan tentara tampak berlari menyelamatkan diri sebelum siaran pada akhirnya diputuskan.

Baca: Rakyat Kelaparan, Presiden Venezuela dan Anak-anaknya Malah Plesiran

Suara ledakan keras juga terdengar dalam video tersebut.

Apa yang sebenarnya terjadi?

Rodriguez mengatakan serangan terjadi saat Maduro berpidato pada acara Ulang Tahun Militer Venezuela ke 81.

Dua drone yang membawa bahan peledak tiba-tiba meledak di dekat tempat presiden berdiri.

Baca: Harga Minyak Anjlok, Krisis Ekonomi Venezuela Makin Parah

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved