Nasdem Desak Perbaikan Fasilitas Masjid Al-Falah

Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Pidie menyoroti proyek pembangunan Masjid Agung Al-Falah Sigli

Nasdem Desak Perbaikan Fasilitas Masjid Al-Falah
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Pengendara sepeda motor melintasi di depan proyek pembangunan perluasan Masjid Agung Al-Falah Sigli, Minggu (1/4/2018). 

SIGLI - Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Pidie menyoroti proyek pembangunan Masjid Agung Al-Falah Sigli yang menelan dana Rp 888.876.000, namun hingga kini proyek tersebut tidak dapat difungsikan. Seperti tempat wudhu dan halaman parkir kendaraan.

“Proyek tersebut telah selesai dibangun, tapi tempat wudhu belum bisa dimanfaatkan jamaah. Bahkan, lantai keramik juga mulai rusak,” ungkap Ketua Fraksi Nasdem DPRK Pidie, Tgk H Abdullah Ali SAg, saat menyampaikan laporan LKPJ tahun 2017 di Kantor DPRK setempat, beberapa hari lalu.

Ia menyebutkan, Pemkab Pidie seharusnya menyempurnakan kembali proyek Masjid Al-Falah Sigli yang anggarannya hampir mendekati Rp 1 miliar itu. Sehingga sarana masjid yang telah dibangun dapat dimanfaatkan jamaah, dan tidak menyia-nyiakan uang negara.

“Kami baru mengetahui besaran anggaran untuk proyek masjid kabupaten ini sebesar Rp 888,8 juta lebih, setelah disinggung dalam pembahasan badan anggaran dan dalam laporan badan anggaran tentang proyek Masjid Al-Falah Sigli,” ujarnya.

Ia pun mendesak perbaikan fasilitas masjid dimaksud segera dilakukan tahun ini, untuk memberi kenyamanan kepada jamaah dari dalam kabupaten maupun luar kabupaten yang singgh untuk beribadah di masjid tersebut.

Ketua Fraksi Nasdem Pidie ini juga menyoroti persoalan pupuk untuk petani yang sering mengalami kelangkaan. Sehingga panen padi di daerah ini tidak maksimal, karena saat petani memerlukan pupuk untuk menyuburkan tanaman padi, justru pupuk menghilang di pasaran. Ia meminta Pemkab Pidie melalui dinas terkait, rutin memantau stok pupuk, baik di tingkat distributor maupun di tingkat pedagang pupuk.

“Jangan sampai hasil pertanian di Pidie menurun gara-gara kelangkaan pupuk. Pemkab harus lebih cermat mengatasi persoalan pupuk, sebab petani di Pidie sangat bergantung kepada pupuk,” katanya.(naz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved