Wabup: Pembangunan Jalan Tenggulun Dilanjutkan 2019

Wakil Bupati Aceh Tamiang, Tengku Insyafuddin ST, Minggu (5/8) mengatakan, pemerintah akan melanjutkan

Wabup: Pembangunan Jalan Tenggulun Dilanjutkan 2019
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NASIR
Seorang jamaah shalat subuh di Kampung Selamat, Kecamatan Tenggulun, menyampaikan persoalan yang dihadapi warga kepada Bupati Aceh Tamiang, Mursil, Minggu (25/2/2018). 

KUALASIMPANG - Wakil Bupati Aceh Tamiang, Tengku Insyafuddin ST, Minggu (5/8) mengatakan, pemerintah akan melanjutkan kembal pembangunan jalan di Kecamatan Tenggulun pada tahun 2019 mendatang. Hal ini disampaikannya untuk menjawab desakan warga yang disampaikan melalui media massa beberapa hari lalu.

Tengku Insyafuddin mengungkapkan, pembangunan jalan Tenggulun yangb menggunakan dana APBK Aceh Tamiang sebesar Rp 17 miliar, terhenti pembangunannya sejak tahun 2016, akibat adanya proses hukum terkait proyek tersebut. Dimana Pemkab Aceh Tamiang menggugat kelebihan pembayaran terhadap perusahaan rekanan yang mengerjakan proyek itu. Gugatan tersebut dimenangkan Pemkab Aceh Tamiang, sehingga perusahaan harus mengembalikan kelebihan pembayaran yang sempat diterima perusahaan, ke kas daerah. “Uang inilah yang akan digunakan nantinya untuk melanjutkan kembali pembangunan jalan Tenggulun yang terhenti itu,” ujarnya.

Ia berharap, warga Tenggulun bersabar, karena pekerjaan lanjutan pembangunan jalan tersebut tidak bisa dikerjakan tahun ini. “Jika dikerjakan pada perubahan anggaran 2018, dikhawatirkan tidak tuntas pengerjaanya di akhir tahun. Sehingga diputuskan bahwa pembangunan lanjutan jalan tersebut akan dikerjakan tahun 2019,” ungkapnya.

Sebelumnya, warga Kampong Tenggulun meminta Pemkab Tamiang kembali melanjutkan pembangunan jalan utama kampong mereka yang sempat terhenti dan sampai saat ini belum dilanjutkan kembali.

Ketua MDSK Kampong Tenggulun, Ketua MDSK, Ramli M Ali ketika itu mengatakan, pembangunan jalan ini rencananya akan dikerjakan sepanjang 12 kilometer. Namun kondisinya saat ini baru pada tahap pengerasan. Sementara pembangunan talud dan pengaspalan telantar.

Di akhir tahun 2016, tepatnya pada Selasa (27/12/2016), 2.000-an warga Kecamatan Tamiang Hulu dan Kampong Tenggulun pun melakukan demo ke Kantor Bupati dan Gedung DPRK Aceh Tamiang. Mereka menuntut pembangunan jalan di Kecamatan Tamiang Hulu dan Tenggulun dituntaskan.

Ketika itu, pimpinan dewan berjanji akan berusaha melanjutkan pembangunan jalan di dua kecamatan tersebut. Namun sampai saat ini janji tersebut belum juga terwujud. Sehingga warga pun kembali mendesak Pemkab Aceh Tamiang dan anggota dewan menepati janjinya.(md)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved