TransK Tambah Jam Operasional

Jasa bus angkutan umum Banda Aceh, Trans Koetaradja (TransK) menambah jam operasional selama

TransK Tambah Jam Operasional
PENUMPANG menaiki Bus TransK di halte di Jalan Diponegoro, Banda Aceh, Senin (6/8). 

* Selama PKA
* Pukul 06.30 WIB-23.00 WIB

BANDA ACEH - Jasa bus angkutan umum Banda Aceh, Trans Koetaradja (TransK) menambah jam operasional selama berlangsungnya Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-7, 5-15 Agustus 2018. Dalam sepuluh hari itu TransK akan beroperasi mulai pukul 06.30 WIB-23.00 WIB.

Penambahan jam operasional itu berlaku untuk semua koridor yang dilayani TransK. Kelima koridor tersebut yaitu Kota-Taman Safiatuddin-Darussalam, Kota-Batoh-Lambaro-Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Kota-Beurawe-Ulee Kareng-Lam Ateuk-Bandara SIM, Kota-Blangpadang-Pelabuhan Ulee Lheue, dan Kota-Seutui-Keutapang-Mata Ie.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh, Junaidi MT kepada Serambi, Senin (6/8) mengatakan, penambahan jam operasional TransK dari pagi hingga tengah malam itu untuk mendukung kelancaran pelaksanaan PKA 7. Sehingga para peserta maupun pengunjung dapat memanfaatkan TransK yang disediakan secara gratis untuk menuju ke lokasi kegiatan PKA.

“Melihat besarnya antusiasnya masyarakat untuk hadir ke PKA, kami meningkatkan pelayanan Trans Koetaradja dengan menambah jam operasional. Maka kepada warga kita imbau supaya dapat menumpang bus Trans Koetaradja dan tidak membawa kendaraan pribadi,” ujar Junaidi.

Untuk diketahui, kegiatan PKA 7 dilaksanakan di tujuh lokasi, yaitu Taman Sultanah Safiatuddin Lampriek, Taman Tugu Darussalam, Museum Aceh, Museum Tsunami, Taman Sari, Taman Budaya Seutui, dan Lapangan Blangpadang. Semua lokasi kegiatan dapat diakses dengan TransK.

Untuk melayani kelima koridor tersebut, Dishub Aceh mengerahkan sekitar 30-an bus, baik ukuran panjang dan bus feeder yang berukuran lebih pendek.

Pantauan Serambi selama dua terakhir, terjadi peningkatan mobilitas kendaraan di Banda Aceh, karena banyak warga dari daerah yang berkunjung untuk menghadiri PKA. Sehingga pada saat-saat tertentu terjadi kemacetan di sejumlah ruas jalan protokol.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh, Junaidi MT, mengajak warga Banda Aceh maupun warga luar daerah yang ingin berkunjung ke lokasi Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) dapat menggunakan Trans Koetaradja. Angkutan umum yang disediakan secara gratis dapat mengakses semua lokasi event PKA yang terbagi dalam tujuh titik.

“Kalau semua kendaraan pribadi dibawa ke lokasi PKA maka akan menimbulkan kemacetan, ditambah lagi terbatas lahan parkir. Maka warga kita ajak naik Trans Koetaradja, nanti kalau ada kendaraan pribadi di parkir di lokasi yang dekat halte tempat tinggalnya,” ujar Junaidi.

Karena mobilitas kendaraan meningkat selama PKA dan menimbulkan kemacetan di sejumlah lokasi, Junaidi mengimbau kepada pemilik kendaraan supaya tidak memarkirkan kendaraan di dekat halte Trans Koetaradja.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved