PKA 7

Bupati Kunjungi Stan Kuliner Nagan Raya

Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idham, SE bersama Istri Hj Marwati Ibnu Ali, Selasa (7/8), mengunjungi stan kuliner

Bupati Kunjungi Stan Kuliner Nagan Raya

* Gulai Jruk Drien dan Kerling Asam Keueung Jadi Andalan

SUKA MAKMUE - Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idham, SE bersama Istri Hj Marwati Ibnu Ali, Selasa (7/8), mengunjungi stan kuliner di Anjungan Kabupaten Nagan Raya. Saat berada di anjungan, bupati bersama istri terlihat duduk bersanding di pelaminan asli Nagan Raya tempo dulu yang berdekorasikan simpangan.

Kabag Humas dan Protokol Setdakab Nagan Raya Drs Said Amri yang juga Ketua Bidang Publikasi Panitia PKA-7 kepada Serambi, Selasa (7/8) melaporkan, setelah beberapa saat berada di anjungan, Bupati HM Jamin Idham melakukan kunjungan ke stan kuliner Nagan Raya yang terletak di depan pentas utama arena PKA 7, Taman Sulthanah Shafiatuddin, Banda Aceh yang berdampingan dengan stan kuliner Aceh Barat.

Dalam kunjungannya bupati mencicipi gulee jruek drien dan gulai kerling asam keueung yang merupakan salah satu kuliner khas Nagan Raya. Selain aneka masakan, bupati juga sempat mencoba berbagai jenis kue seperti tapai, lepat, dan lain-lain.

Saat berkunjung ke stan kuliner, bupati ikut didampingi Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Nagan Raya Bukhari SE, Ketua TP KK Hj Marwati Ibnu Ali, serta sejumlah panitia lainnya. Stan kuliner Kabupaten Nagan Raya mengikuti pameran kuliner di PKA ke-7 di Taman Sri Ratu Syafiatuddin Banda Aceh mengandalkan gulai kerling asam keueung dan gulai jruk drien.

Pameran kuliner tersebut dibuka Istri Plt Gubernur Aceh Dyah Erti Idawati di arena lomba fastival kompleks Ratu Syafiatuddin. Ketua TP KK Nagan Raya, Hj Marwati Ibnu Ali menyebutkan dalam pameran kuliner ini Nagan Raya mengandalkan gulai kerling asam keu eung dan gulai jruek drien yang merupakan salah satu khas Nagan Raya.

“Kuliner ini sangat penting untuk pembangunan daerah dalam sektor wisata Nagan Raya yang nantinya diharapkan bisa terkenal di tingkat nasional bahkan internasional,” kata Hj Marwati. Selain gulai kerling asam keueung dan gulai jruek drien yang menjadi khas Nagan Raya, juga ada cicah reubong beutong, gulai eumpek seunge, gulai limbek tumis, boh itek jruek, bu kulah dan engkot tho.

Sementara untuk kue tradisional khas Nagan Raya yang dipamerkan yakni bulukat krabee, tape, leugok breh, leungok sage, boh geudok ubi, apam serabi dan ie boh timon bruk. Juga ada kue kering tradisional, ada karah raksasa, bungong kaye rate dan kueh sepet.

“Kita sangat mendukung kegiatan ini, karena ini sebagai program perbaikan gizi,” Hj Marwati didamping Ketua Panitia Festival kuliner Nagan Raya Nur Sima.(c45)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved