Kotaku Latih BKM Soal Penataan Lingkungan Permukiman di Subulussalam

Kawasan kumuh ini tersebar di lima desa, Subulussalam Utara, Lae Ikan, Suka Maju, Pasar Rundeng dan Desa Longkib.

Kotaku Latih BKM Soal Penataan Lingkungan Permukiman di Subulussalam
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
PESERTA pelatihan penataan lingkungan permukiman yang digelar Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Rabu-Kamis (8-9/8/2018) di HermesOne Subulussalam Hotel. 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Puluhan warga yang tergabung dalam Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) se Kota Subulussalam mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas soal penataan lingkungan permukiman.

Pelatihan yang diselenggarakan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) ini berlangsung Rabu-Kamis (8-9/9/2018) di Hermes One Subulussalam Hotel.

Satria Tumangger, Ketua Panitia Pelatihan kepada Serambinews.com mengatakan kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman serta kesadaran warga terkait pentingnya integrasi dokumen Rencana Penataan Lingkungan Permukiman (RPLP) yang dimiliki Program Kotaku dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes)/RKP milik desa.

Termasuk pula Renstra/Renja milik kecamatan.

Baca: Dana Penataan Lingkungan

"Jadi tujuannya meningkatkan pemahaman terkait pentingnya pemerintah sebagai nakhoda, Pemahaman mengenai indikator keberhasilan penanganan Kumuh serta pentingnya kolaborasi dalam rangka penanganan kumuh di Kota Subulussalam," kata Satri.

Satria berharap dengan pelatihan ini peserta akan lebih mahfum dalam melaksanakan kegiatan di lapangan yang singkron dengan pola kotaku. Tujuannya, lanjut Satri program penanganan kumuh di Subulussalam dapat terlaksana secara baik.

"Kalau program antar lembaga ini singkron maka kegiatan di lapangam sudah pasti terintegrasi," tambah Satria.

Baca: Soal Pemecatan Honorer, Kepala Bappeda Subulussalam: 1000 Persen bukan karena Politik  

Pelatihan itu dibuka Oleh Asisten II Setdako Subulussalam Lidin Padang, mewakili wali kota setempat. Dalam sambutannya, Lidin menyampaikankegiatan ini meruoakan bagian program pemerintah pusat yang tertuang dalam RPJM Nasional.

Nah, untuk Subulussalam wilayah termasuk kategori kumuh, lanjut Lidin sudah ditetapkan wali kota dalam surat keputusan penetapan kawasan kumuh seluas 61,66 hektare.

Halaman
12
Penulis: Khalidin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved