Jalan Putus 10 Jam di Bukit

Jalan dari dari Kampung Karang Rejo ke Pante Raya di Kecamatan Bukit, Bener Meriah yang juga jalur dari Bireuen

Jalan Putus 10 Jam di Bukit
BPBD Bener Meriah bersama masyarakat, Rabu (8/8) lakukan pembersihan dan pemotongan pohon pinus yang tumbang akibat angin kencang di Kampung Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah. Setidaknya sekitar 500 meter badan jalan tertutup akibat kejadian tersebut, dan sebanyak 13 pohon pinus tumbang. SERAMBI/MUSLIM ARSANI 

* 13 Pohon Pinus Tumbang Disapu Angin Kencang

REDELONG - Jalan dari dari Kampung Karang Rejo ke Pante Raya di Kecamatan Bukit, Bener Meriah yang juga jalur dari Bireuen ke Takengon sempat putus selama 10 jam, dari Selasa (7/8) sore sampai Rabu (8/8) pagi. Hal itu akibat tumbangnya 13 pohon pinus yang disertai longosr seusai diterjang angin kencang.

Kepala kampung Karang Rejo, Jumadi kepada Serambi, kemarin menjelaskan Jalan yang terputus sepanjang 500 meter. Dia menyatakan warga berupaya membersihkan pohon pinus yang melintang di atas badan jalan dengan peralatan seadanya agar jalan menuju kampung bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat.

Dia mengatakan karena banyaknya pohon pinus yang tumbang, pembersihan jalan kembali dilanjutkan pada Rabu (8/8) pagi, dibantu oleh BPBD Bener Meriah. “Dari kawasan penduduk berjarak sekitar 1 kilometer dan setelah kita sampai disana, ternyata pohon pinus tumbang disertai tanah longsor, hingga menutupi badan jalan Takengon-Bireuen,” katanya.

Dia menjelaskan karena sudah semakin malam, diputuskan untuk pembersihan dilakukan keesokan harinya, sehingga jalan kampung Karang Rejo ke Pante Raya putus total sepanjang Selasa (7/8) malam.

Sedangkan Kabid Kedarutan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, Agus Amvera menyatakan telah selesai membersihkan dan memotong pohon pinus yang dilakukan dari pagi hingga siang dengan alat barat dan mesin chainsaw.

“Sejak Rabu siang, sudah kita lakukan pembersihan dan pemotongan kayu pinus, tapi jalan ini sempat lumpuh total selama 10 jam,” ujarnya. Dikatakan,

pohon pinus berjumlah 13 batang, kemudian memotong pinus tersebut untuk dijadikan papan yang nantinya akan dipergunakan masyarakat Kampung Karang Rejo untuk keperluan pembangunan.

“Mengingat banyaknya pohon pinus yang tumbang, kita jadikan papan untuk kemudian bisa dipergunakan oleh masyarakat setempat sebagai bahan bangunan,” imbuhnya.

Dia juga menyinggung intensitas angin kencang dalam beberapa hari terakhir ini di Bener Meriah yang terus terjadi. Dia mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan aktivitas, baik di dalam maupun luar rumah, pasalnya wilayah Kecamatan Bukit, menjadi kawasan yang terus diterjang angin kencang dan puting beliung setiap tahun.

“Kami berharap, masyarakat agar lebih berhati-hati, terlebih bagi yang menjalankan aktivitas dengan menggunakan roda dua. Bila terjadi hujan dan angin kencang lebih baik menghindari pohon besar, tetapi berteduh di tempat aman dan tidak melanjutkan perjalanan,” imbaunya.(c51)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved