Oemar Diyan Gelar Apel Tahunan

Pesantren Modern Tgk Chik Oemar Diyan, Indrapuri, Aceh Besar, Minggu (12/8) pagi, menggelar Apel Tahunan 2018

Oemar Diyan Gelar Apel Tahunan
KEPALA Bappeda Aceh, Azhari Hasan, didampingi Ustaz Fakhruddin Lahmuddin SAg MPd, menyerahkan piala kepada juara aneka lomba pada Apel Tahunan Oemar Diyan Tahun 2018 di lapangan kompleks pesantren tersebut, kawasan Desa Krueng Lamkareung, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Minggu (12/8) pagi. 

KOTA JANTHO - Pesantren Modern Tgk Chik Oemar Diyan, Indrapuri, Aceh Besar, Minggu (12/8) pagi, menggelar Apel Tahunan 2018. Apel sebagai tanda dimulainya proses belajar mengajar bagi santri baru tahun ajaran 2018/2019 tersebut berlangsung di lapangan kompleks pesantren itu, kawasan Desa Krueng Lamkareung, Kecamatan Indrapuri.

Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, yang diwakili Kepala Bappeda Aceh, Azhari Hasan SE MSi menjadi inspektur upacara dalam apel yang diikuti seluruh santri pesantren tersebut. Selain pimpinan, guru, dan orangtua santri dayah setempat, apel itu juga dihadiri Muspika Indrapuri, pembina dan pengurus Yayasan Tgk Chik Oemar Diyan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kepala Bappeda Aceh, Azhari Hasan dalam amanatnya antara lain mengajak santri Oemar Diyan dan semua pihak yang bergerak di bidang pendidikan agar terus mengembangkan nilai disiplin sebagai jatidiri atau menjadi salah satu nilai karakter prioritas dalam proses belajar mengajar. “Kedisiplinan dan kejujuran merupakan faktor penting untuk mencapai kesuksesan, termasuk dalam bidang pendidikan,” ujar Azhari Hasan.

Dikatakan, Pemerintah Aceh ke depan akan mendata ulang dayah di Aceh. Sebab, menurutnya, hasil penilaian dan evaluasi, tipe dayah-dayah yang ada saat ini sudah tak sesuai lagi dengan kondisi riil di lapangan. “Jadi, hal tersebut perlu direvisi kembali. Sebab, tipe akan berpengaruh langsung pada jumlah bantuan yang diterima oleh setiap dayah dari Pemerintah Aceh,” ungkapnya.

Pada bagian lain, Azhari menyatakan, selama ini pihaknya kesulitan untuk menunjukkan pesantren mana kepada tamu yang ingin melihat langsung kondisi dan kegiatan belajar mengajar pada dayah di Aceh. “Setelah saya melihat perkembangan di sini, ternyata Oemar Diyan bisa menjadi salah satu dayah yang akan kita tunjukkan kepada tamu jika sewaktu-waktu datang ke Aceh ingin melihat dayah secara langsung,” tandas Azhari yang disambut tepuk tangan dari peserta apel dan tamu undangan yang hadir.

Untuk itu, ia menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang sudah memilih Pesantren Oemar Diyan sebagai tempat menuntut ilmu bagi anaknya. “Satu hal lagi yang cukup membanggakan kami, hampir seratus persen lulusan aliyah di Pesantren Oemar Diyan melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi di dalam dan luar negeri. Bahkan, setiap tahun selalu ada lulusan Oemar Diyan yang diterima di Mesir, Malaysia, dan beberapa negara lain,” demikian Kepala Bappeda Aceh, Azhari Hasan SE MSi.

Sebelumnya, Pimpinan Pesantren Modern Tgk Chik Oemar Diyan, Ustaz Fakhruddin Lahmuddin SAg MPd, dalam laporannya menyebutkan, jumlah santri pesantren itu sekarang mencapai 1.119 orang yang terdiri atas 555 laki-laki dan 564 perempuan. “Jika dilihat dari jenjang pendidikan, santri tingkat tsanawiyah sebanyak 743 orang dan aliyah 376 orang,” rincinya.

Pada tahun ini, lanjut Ustaz Fachruddin, santri Pesantren Oemar Diyan meraih beberapa prestasi tingkat provinsi. Di antaranya, juara I dan II Olimpiade Bahasa Arab atas nama Salsabila Chairunnisa Dienta dan Ade Sidratun Aminsyah, serta juara pertama dan kedua Kompetensi Sains Madrasah (KSM) atas nama Johan Putra Morrow (bidang ekonomi terintegrasi) dan Adinda Muarriva di bidang matematika terintegrasi.

Selain itu, lanjutnya, tahun ini 14 lulusan aliyah Oemar Diyan diterima di Universitas Al-Azhar Mesir, dua orang di Universitas Islam Internasional Malaysia, dan beberapa alumni lain lulus di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. “Sampai kini, yang pernah belajar di Oemar Diyah sebanyak 4.831 orang. Sedangkan yang selesai belajar sampai tamat (kelas VI) sebanyak 1.030 orang,” pungkasnya.

Amatan Serambi, apel tersebut juga diisi dengan berbagai atraksi yang ditampilkan santri setempat. Di antaranya aksi lompat api, drumband, pencak silat, taekwondo, pramuka, dan tarian nusantara. Atraksi itu mendapat applaus dari pengunjung yang hadir. Pada kesempatan itu, Kepala Bappeda Aceh, Azhari Hasan SE MSi didampingi Ustaz Fakhruddin juga menyerahkan piala kepada santri yang menjadi juara aneka lomba di pesantren tersebut. Rangkaian kegiatan apel tahunan tersebut berakhir sekitar pukul 11.30 WIB.(jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved