JCH Bersiap ke Arafah

Jutaan jamaah calon haji (JCH) dari seluruh penjuru dunia, termasuk Aceh, bersiap menuju Arafah untuk menunaikan ibadah wukuf

JCH Bersiap ke Arafah
Zulkarnain Jalil

MEKKAH - Jutaan jamaah calon haji (JCH) dari seluruh penjuru dunia, termasuk Aceh, bersiap menuju Arafah untuk menunaikan ibadah wukuf yang bakal dilaksanakan Senin (20/8) lusa. Berdasarkan hasil briefing, JCH Aceh akan diberangkatkan secara bergelombang menggunakan bus pada Minggu (19/8) besok.

Wartawan Serambi, Zulkarnain Jalil, dari Mekkah, Arab Saudi tadi malam melaporkan, menjelang pelaksanaan wukuf, Ketua Kloter 3 Embarkasi Aceh yang juga Kasubbag TU Kemenag Banda Aceh, Drs Taufiq M Daud bersama tim observasi lapangan, Selasa (14/8), mengecek kesiapan di Arafah dan Mina menyangkut tenda dan fasilitasnya pada.

Tim itu beranggotakan Dr Bustami Usman SH SAP MSi (Ketua IPHI Aceh), Mustafa Hamzah (TPIHI), Waled Abdul Muthaleb (TPHD Aceh), dan sejumlah Ketua Rombongan (Karom).

Dilaporkan, lokasi tenda jamaah haji Aceh sangat strategis karena dekat dengan jalan dan akses ke toilet (WC) juga sangat dekat. Bahkan, tenda Kloter 3 (BTJ-03) cuma berjarak 15 meter dari jalan dan dilengkapi AC. Dikatakan, untuk menuju ke Arafah disediakan tiga bus dan JCH Kloter 3 Aceh akan berangkat per rombongan.

“JCH berangkat setelah zuhur. Jadi, shalat Zuhur dan Asar kita jamak taqdim qashar di pemondokan, perempuan juga mandi ihram di hotel. Para Karom mesti ingatkan jamaah agar saat naik bus untuk berniat haji. Perbanyak baca talbiah selama perjalanan,” jelas Taufik saat memberikan manasik Arafah di Mushalla Al Keswah Hotel, Mekkah, Rabu (15/8).

Lebih lanjut Taufik menjelaskan, selepas Arafah, JCH akan berangkat Ke Mudzalifah seusai Magrib untuk persiapan melontar jumrah. “Mempertimbangkan jamaah lansia/orang sakit, maka sepakat untuk nafar tsani. Bagi yang tua atau sakit boleh diwakilkan untuk melontar, tapi pihak yang bersangkutan harus tetap ditahallul,” lanjut Taufiq.

Sementara Waled Abdul Muthaleb Yang merupakan anggota Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) Aceh meminta jamaah wukuf untuk memperbanyak doa dan zikir. Menurutnya, Arafah termasuk tempat makbul doa. “Jangan sia-siakan waktu yang sangat berharga ini. Berdoalah sungguh-sungguh. Jangan habiskan waktu untuk ngobrol. HP sebaiknya dimatikan semua aplikasi medsos dan sejenisnya,” pinta Waled.

Fokus beribadah
Menjelang puncak haji Arafah Muzdalifah dan Mina (Armina), JCH Aceh terus memfokuskan diri beribadah di Masjidil Haram, Mekkah seperti melakukan tawaf sunah dan iktikaf.

Selain itu, sebagian jamaah di pemondokan menjelang Armina ini juga terus berzikir dan membaca Alquran. Hal tersebut disampaikan Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Drs HM Daud Pakeh melalui Koordinator Keprotokolan Humas dan Penerangan, H Rusli Lc MSi kepada Serambi yang menerima informasi dari petugas kloter di Arab Saudi, Jumat (17/8).

Menurut Rusli, secara umum kondisi JCH Aceh dalam keadaan sehat, hanya beberapa orang yang masih dirawat inap di KKHI. Namun, kondisinya makin membaik dan akan segera kembali ke hotel. Dikatakan, rata-rata pasien yang dirujuk ke KKHI karena terkena ISPA, hipertensi, DM, dan sakit kepala, serta beberapa penyakit lainnya.

“Insyaallah dapat ditangani tim medis kloter. Ada sekitar sebelas jamaah yang kini dirujuk ke KKHI, kita doakan semoga mereka segera diberi kesembuhan dan dapat melaksanakan ibadah kembali,” harapnya.

Seorang masih dirawat
Pada bagian lain, Rusli menyampaikan, korban kecelakaan di Terminal Ajyad, Mekkah, beberapa waktu lalu atas nama Fardinalsyah Djafar Nyakda (49) kondisinya mulai membaik dan sudah kembali ke hotel. Sementara seorang lagi, Ismid Muhammad Sudin (57) kondisinya juga terus membaik, tapi yang bersangkutan masih dirawat di Rumah Sakit Annur, Mekkah setelah sebelumnya menjalani operasi.

Sementara tim kesehatan kloter, tambah Rusli, menjelang wukuf di Arafah terus memantau kondisi JCH Aceh dengan melakukan vitasi ke kamar terutama jamaah yang memiliki risiko tinggi (risti). (jal/una)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved