Enam GTK Aceh Rebut Medali Emas Nasional

Untuk pertama sekali dalam sejarah Aceh, enam guru dan tenaga kependidikan (GTK) memborong enam

Enam GTK Aceh Rebut Medali Emas Nasional
SERAMBINEWS.COM/NASIR YUSUF
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah didampingi Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin M.Pd saat menyambut kedatangan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi tingkat nasional di bandara Sultan Iskandarmuda, Aceh Besar, Minggu (19/08/2018) malam. Enam GTK Aceh meraih medali emas tingkat nasional. 

BANDA ACEH - Untuk pertama sekali dalam sejarah Aceh, enam guru dan tenaga kependidikan (GTK) memborong enam medali emas pada lomba guru berprestasi tingkat nasional ditambah dua gelar juara harapan I dan satu gelar juara harapan II.

Keenam GTK yang meraih juara nasional itu, Fadhilah Amd (tenaga Perpustakaan SMP), Muarif, SSi MMat (Kepala Administrasi SMP), Drs Mukhlis (Pengawas SD Banda Aceh), Evi Erviana SPd (Laboran SMAN 2 Unggul Ali Hasjmy, Aceh Besar), Raisul Akbar SPd MPd (Guru SMAN 2 Pulo Aceh berdedikasi), dan Sri Wahyuni (juara I guru TK Pertiwi Sabang berdedikasi 3T).

Sedangkan tiga gelar juara harapan lainnya masing-masing direbut Erliadi MT (juara harapan I Pengawas SMA/SMK), Chairurradir SE (juara harapan I Tenaga Administrasi SMA) asal SMAN 1 Manyak Payed, Aceh Tamiang, dan Imziniyarni (juara harapan II Guru SMP berprestasi) asal SMPN 1 Luengputu, Bandar Baru, Pidie Jaya.

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah didampingi Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin MPd mengaku bangga atas prestasi yang luar biasa tersebut. “Saya sangat bangga. Sesuatu yang belum pernah diperoleh sembelumnya. Malam ini, para guru dan tenaga kependidikan kita telah menyumbangkan enam medali emas sekaligus dari even nasional,” kata Nova Iriansyah yang menyambut kedatangan para juara nasional di ruang tunggu kedatangan Bandara Sultan Iskandar Muda.

Diakui, untuk mendapat prestasi ini memang tidak mudah. Mereka telah menempuh berbagai tantangan baik di daerah maupun di tingkat nasional. “Karena itu saya sekali lagi mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Prestasi ini adalah pengakuan valid yang diberikan dewan juri di tingkat nasional,” katanya.

Plt Gubernur Aceh menambahkan atas pencapaian prestasi itu, tidak hanya dihargai dengan retorika saja tetapi harus diberikan penghargaan yang lebih berarti.

Lebih jauh, Nova mengingatkan bahwa prestasi yang dicapai di tingkat nasional ini juga harus berimbas pada peningkatan mutu pendidikan Aceh. “Saya berharap semua guru berprestasi ini harus ambil bagian dalam peningkatan mutu pendidikan Aceh ke depan,” tegasnya.

Sebab, tambahnya, keberhasilan yang dicapai ini harus ada impact bagi daerah ini. Sehingga output dan outcome yang akan dicapai peserta didik di Aceh akan lebih baik lagi.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin MPd pada penyambutan di Bandara SIM mengatakan pihaknya sudah menyediakan hadiah umrah dan hadiah tambahan lainnya untuk sang juara.

Syaridin yang juga mantan Guru Teladan Aceh mengatakan sejak keikutsertaan guru dan tenaga kependidikan (GTK) Aceh dalam lomba tingkat nasional baru kali ini berhasil merebut medali emas. “Jumlah yang diperoleh pun tak tanggung-tanggung, mereka membawa enam medali emas sekaligus,” katanya.

Ini sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya. Pada lomba tingkat nasional, baik saat masih bernama lomba Guru Teladan atau Guru Berprestasi. Sejak bertahun-tahun, paling tinggi prestasi yang dicapai guru, kepala sekolah, atau pengawas sekolah asal Tanah Rencong hanya juara II nasional.

Atas prestasi tersebut, Syaridin mengaku bangga dan haru, terutama saat Plt Gubernur Aceh mengalungkan bunga kepada Drs Mukhlis (pengawas SD di Banda Aceh). “Keberhasilan menyabet enam medali emas, dua gelar juara harapan I dan satu juara harapan II merupakan sesuatu yang sangat fenomenal,” katanya.

“Dengan pencapaian prestasi ini, pada lomba Gupres Tingkat Nasional posisi Aceh terdongkrak ke tiga besar nasional,” kata Syaridin didampingi Kabid Pembinaan SMK, Teuku Miftahuddin MPd, Kabid SMA-PKLK Zulkifli, dan Jubir Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani dan Wiradinata.

Menjawab Serambi tentang kecukupan dana untuk hadiah yang akan diberikan kepada para GTK berprestasi itu, Syaridin mengatakan karena jumlahnya besar maka pihaknya harus berkonsultasi ulang dengan DPRA. “Kita tak pernah menyangka akan mendapat prestasi sebanyak itu. Tapi, alhamdulillah ini kebahagiaan kita semua,” kata Syaridin.(sir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved