Gerakan Berbagi Aceh Tamiang Distribusikan Hewan Qurban ke 10 Gampong

Gerakan Berbagi Aceh Tamiang (Gebetan) mendistribusikan hewan qurban ke 9 desa di Aceh Tamiang dan 1 desa di Aceh Timur.

Gerakan Berbagi Aceh Tamiang Distribusikan Hewan Qurban ke 10 Gampong
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NASIR
Gerakan Berbagi Aceh Tamiang (Gebetan) mendistribusikan hewan qurban ke sembilan desa di Aceh Tamiang dan satu desa di Aceh Timur, masing-masing satu ekor lembu, Kamis (23/8/2018). 

Laporan Muhammad Nasir I Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Gerakan Berbagi Aceh Tamiang (Gebetan) mendistribusikan hewan qurban ke sembilan desa di Aceh Tamiang dan satu desa di Aceh Timur, masing-masing satu ekor lembu, Kamis (23/8/2018).

Satu desa di Aceh Timur adalah Desa Pante Kera, Kecamatan Simpang Jernih, yang merupakan desa yang bertetangga dengan Kabupaten Aceh Tamiang.

Sedangkan sembilan desa di Aceh Tamiang masing-masing Kampung Juar, Pematang Durian, Suka Makmur dan Kampong Sikumur, Kecamatan Sekerak.

Selanjutnya, Kampung Batang Ara, Kecamatan Bandar Pusaka, Kampuong Kuala Penaga dan Tanjung Binjai, Kecamatan Bendahara, Kampung Meurandeh dan Kampung Ujung Tanjong, Kecamatan Manyak Panyed.

Polisi Buru Sosok Pemberi Kokain ke Anak Konglomerat Richard Muljadi

Ternyata Medali Asian Games 2018 Didesain oleh Alumni UMN Lho!

Badminton Asian Games 2018 - Jadwal Tanding Wakil Indonesia Cabang Perorangan Bulutangkis Hari Ini

Sekretaris Yayasan Gebetan Aceh Tamiang, Hendra Vrameni kepada Serambinews.com, Kamis (23/8/2018) mengatakan, pendistribusian hewan qurban ini adalah rutinitas Gebetan sejak empat tahun terakhir.

Hewan yang didistribusikan terutama untuk kampung pedalaman yang minim hewan kurbannya bahkan pernah dijumpai desa-desa yang minim bahkan sama sekali tidak ada hewan kurbannya.

Hewan yang didistribusikan ini merupakan sumbangan para donatur yang dihimpun Gebetan.

Lewat sungai

Pendistribusian lembu kurban yang terletak di daerah pendalaman di Aceh Tamiang dan Aceh Timur ini memiliki rintangan dan tantangan tersendiri.

Selain harus melewati jalan berlumpur, perjalanan harus dilanjutkan dengan menggunakan boat dan ada yang harus menggunakan transportasi getek.

Walaupun jalan yang dilewati sulit, tapi dengan semangat para relawan mampu melewati rintangan ini demi warga pedalaman yang sebegian besar miskin menikmati daging kurban.(*)

Penulis: Tamiang
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved