Rhoma Irama Ungkap Pernah 4 Kali Hampir Dibunuh di Zaman Orde Baru: Padahal Saya Satria Bergitar

Seolah tahu akan resiko berbeda pandangan dengan pemerintahan pada saat itu, Rhoma Irama pun mengambil jalan pasrah namun tetap optimis.

Rhoma Irama Ungkap Pernah 4 Kali Hampir Dibunuh di Zaman Orde Baru: Padahal Saya Satria Bergitar
kompas.com
Rhoma Irama, legenda dangdut Indonesia yang kini mendirikan parpol. 

SERAMBINEWS.COM - Perjalanan politik Rhoma Irama bisa dikatakan cukup panjang.

Dikenal sebagai salah satu tokoh berani di masa orde baru, Rhoma Irama pun menjelma menjadi penyanyi legendaris kritis yang konon gencar membela hak asasi.

Karir politiknya diawali sejak tahun 1977, yakni saat menjadi juru kampanya PPP.

Pada saat itu, PPP memang menjadi satu-satunya partai berbasis islam di tanah air.

Maka tak heran jika Rhoma Irama yang dikenal islami pun tak ragu mempromosikan partai berlambang kabah itu.

Namun bukannya berjalan mulus, jalan yang ditempuh Rhoma Irama saat menjadi juru kampanye itu pun beberapa kali sempat menemui tubir.

Baca: Dari Prabowo hingga Maruf Amin, Ini Perbandingan Kekayaan Capres-Cawapres 2019

Hal itu lantaran Rhoma Irama nyatanya sampai mendapatkan empat kali percobaan pembunuhan.

Seolah tahu akan resiko berbeda pandangan dengan pemerintahan pada saat itu, Rhoma Irama pun mengambil jalan pasrah namun tetap optimis.

Diceritakan lebih lanjut, Rhoma Irama menuturkan bahwa dirinya selalu berpamitan kepada sang ibu sebelum pergi berkampanye untuk PPP.

Mengenai alasannya, Rhoma Irama pun menjelaskannya secara gamblang.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved