Pupuk Bersubsidi Masih Langka, Distan Abdya Usul Tambah Alokasi

Alokasi pupuk bersubsidi 2018 yang diberikan itu tidak memenuhi untuk kebutuhan dua kali musim tanam (MT), yaitu gadu dan rendengan.

Pupuk Bersubsidi Masih Langka, Distan Abdya Usul Tambah Alokasi
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Pekerja memuat ratusan ton pupuk bersubsidi di Gudang Penyangga Lini III Abdya di Desa Keude Paya, Blangpidie, Jumat (26/1/2018). 

Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE – Kelanggaan pupuk bersubsidi (NPK Phonska, Urea, SP-36 dan ZA) yang terjadi sejak beberapa hari lalu di sejumlah wilayah di Aceh Barat Daya, belum teratasi hingga Minggu (26/8/2018) hari ini.

Pemilik kios pengecer berlokasi di Jalan H Ilyas Blangpidie yang ditemui Serambinews.com mengatakan, penebusan pupuk bersubsisi baru bisa dilakukan bulan depan (September), karena kuota Agustus sudah habis ditebus dan stok tidak tersedia lagi.

Menanggapi kondisi ini, pihak Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyatakan akan segera mengusulkan tambahan alokasi pupuk bersubsidi (NPK Phonska, Urea, SP-36 dan ZA) sebanyak 30 persen dari jumlah alokasi (kuota) yang telah diberikan tahun 2018.

Plt Kadistan Abdya, drh Nasruddin dihubungi Serambinews.com, Minggu (26/8/2018) menjelaskan, alokasi pupuk bersubsidi Abdya 2018, masing-masing Urea 2.144 ton, SP-36 495 ton, ZA 635 ton, NPK Phonska 1.898 ton dan Organik 1.100 ton.

Alokasi pupuk bersubsidi tersebut berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh tanggal 3 Januari 2018. 

(Pupuk Bersubsidi Kian Langka di Abdya, Pertumbuhan Tanaman Padi Terganggu, Petani Resah)

Dikatakan, alokasi pupuk bersubsidi 2018 yang diberikan itu tidak memenuhi untuk kebutuhan dua kali musim tanam (MT), yaitu gadu dan rendengan.

Luas areal tanam di Abdya mencapai 10.267 hektare (ha) tersebar di sembilan kecamatan, mulai dari Babahrot sampai  Lembah Sabil, sehingga total luas tanam untuk dua kali tanam mencapai 20.534 ha.

Misalnya, kebutuhan ril pupuk urea untuk 1 ha areal padi sawah sebanyak 200 kg, sehingga untuk lahan seluas 20.534 ha butuh pupuk sebanyak 4.106 ton (untuk dua kali tanam).

Sedangkan alokasi pupuk Urea hanya sebanyak 2.144 ton, maka terjadi kekurangan mencapai 1.962 ton.

Halaman
12
Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved