Dayah Jeumala Amal Luengputu Sembelih 38 Ekor Ternak Kurban

SUDAH menjadi agenda setiap Hari Raya Idul Adha, Dayah Jeumala Amal (DJA) Luengputu-Bandarbaru, Pijay

Dayah Jeumala Amal Luengputu Sembelih 38 Ekor Ternak Kurban

SUDAH menjadi agenda setiap Hari Raya Idul Adha, Dayah Jeumala Amal (DJA) Luengputu-Bandarbaru, Pijay, berkurban. Pada Idul Adha 1439 H tahun ini, sebanyak 33 ekor sapi plus 5 ekor lima kambing disembelih dan dagingnya disalurkan kepada 2.531 orang anak yatim, fakir dan miskin yang tersebar di 33 dari 43 gampong di kecamatan tersebut.

Pimpinan DJA, Drs Tgk Hamdani AR, menyebutkan, jumlah sapi yang disembelih tahun ke tahun bertambah disesuaikan dengan ulang tahun dayah. Sebanyak 33 ekor sapi yang disembelih kali ini bermakna, DJA kini berusia 33 tahun (lahir 1985). Penyembelihan di dayah, lanjut Tgk Ham, mulai dilakukan 2005. Pada tahuntahun sebelumnya, DJA hanya menyerahkan sapi ke masjid. Keseluruhan hewan kurban berasal dari alumni DJA yang jumlahnya mencapai ribuan tersebar di sejumlah kota di tanah air dan terbanyak di Jakarta. Juga dari 189 guru serta dari Yayasan Teuku Laksamana Haji Ibrahim.

Sementara dari santri DJA yang berjumlah 1.350 orang itu bersifat sedekah. “Santri dididik kearah tersebut, agar setelah dewasa nanti dan ada kemampuan mau berkurban,” tandas Tgk Ham. Ketua Pelaksana Kurban, Tgk Bakhtiar Harun SPd menambahkan, menjelang Idul Adha, para alumni yang berada di perantauan rutin mentransfer uang untuk kurban. Jumlahnya bervariasi, ada satu sapi untuk 7 orang, terkadang satu sapi untuk dua orang, tiga dan empat orang. “Ada juga yang mengirim uang untuk seekor sapi.

Alhamdulillah, begitu besarnya kepedulian mereka,” tandas Tgk Bakhtiar. Penyembelihan kurban di DJA, lanjut Bahktiar, sebagai bentuk syiar sekaligus memberi contoh kepada santri agar kelak jikaada kemudahan mereka mau berkurban. Orang yang dilibatkan dalam prosesi kurban adalah mereka yang benar-benar bekerja karena Allah, tanpa menerima upah.

Kepada mereka, panitia hanya menyerahkan satu tumpuk daging selain jatahnya masing-masing yang juga satu tumpuk. Suasana DJA, Sabtu (25/8) menjelang siang begitu semarak. Dengan wajah ceria warga dari sejumlah gampong disanamendatangi kampus untuk mengambil daging kurban. Beberapa warga mengakui begitu besarnya perhatian Jeumala Amal terhadap mereka yang miskin. “Saya ini orang miskin, setiap Hari Raya Haji dapat daging,” tutur Aisyah seorang warga.

Penyerahan daging kurban secara simbolis masing-masing dilakukan, Pimpinan DJA, Drs Tgk Hamdani AR, Mantan Pimpinan DJA dua priode sebelumnya, Drs HM Daud Hasbi, Tgk H Anwar yang juga mantan Pimpinan DJA sebelum Daud Hasbi serta Bakhtiar Harun, Ketua Panitia Pelaksana Kurban. Suasana keakraban menyelimuti DJA. “Saat-saat seperti inilah terkadang kami bertemu,” timpal Daud Hasbi.

Selain itu, fenomena yang patut diacung jempol, siapa saja tanpa kecuali yang memasuki Kampus seluas 7,5 ha, sama sekali tidak dibenarkan merokok. Spanduk bertuliskan “Larangan merokok di areal kampus” terpampang di beberapa sudut. Ribuan warga yang memasuki DJA mengambil daging kurban, Sabtu (25/8), begitu memasuki pintu gerbang, rokoknya langsung dimatikan.(*).

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved