4 Fakta Penolakan Ratna Sarumpaet, Terjebak 3 Jam hingga Kecewa Ditinggal GSI Batam

Bukan hanya di Batam, Ratna Sarumpaet juga pernah ditolak kehadirannya di sejumlah daerah di Indonesia.

4 Fakta Penolakan Ratna Sarumpaet, Terjebak 3 Jam hingga Kecewa Ditinggal GSI Batam
Kompas.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Ratna Sarumpaet dan sejumlah warga berdemo menolak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi Gubernur DKI di depan KPU DKI Jakarta, Rabu (21/9/2016). Sejumlah perwakilan partai mulai mendaftarkan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta, jelang pilkada 2017 mendatang. 

SERAMBINEWS.COM — Bukan hanya di Batam, Ratna Sarumpaet juga pernah ditolak kehadirannya di sejumlah daerah di Indonesia.

Tokoh Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) tersebut tak bisa keluar dari Bandara Hang Nadim selama 3 jam.

Akhirnya, Ratna dengan berat hati kembali lagi ke Jakarta. Berikut sejumlah fakta yang terungkap dari aksi penolakan Ratna Sarumpaet di Batam.

1. Alasan massa menolak Ratna di Batam

Aktivis, Ratna Sarumpaet seusai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya pada Kamis (22/12/2016).(Akhdi Martin Pratama)
Aktivis, Ratna Sarumpaet seusai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya pada Kamis (22/12/2016).(Akhdi Martin Pratama) 

 Sebelum Ratna Sarumpaet menginjakkan kaki di Batam, Kepulauan Riau, massa sudah bergerombol di pintu gerbang bandara.

Massa menolak tokoh GSI tersebut datang ke Kota Batam karena dianggap sering memprovokasi dan berbahaya bagi ketenteraman masyarakat di Batam.

Massa juga sempat meminta setiap kendaraan roda empat untuk membuka kaca mobil untuk memastikan Ratna Sarumpaet tidak keluar dari bandara.

Akibat demo tersebut, Ratna hanya bisa menunggu di ruang tunggu Bandara Hang Nadim selama tiga jam sambil menunggu kepastian.

Baca: Anda Belum Bayar Pajak? Ini Kriteria Wajib Pajak yang Jadi Sasaran Pemeriksaan Petugas

2. Komentar Ratna terkait penolakan dirinya

Ratna Sarumpaet mengajukan permohonan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) atas kasus yang menjerat dirinya ke Polda Metro Jaya, Kamis (5/1/2017).(Nibras Nada Nailufar)
Ratna Sarumpaet mengajukan permohonan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) atas kasus yang menjerat dirinya ke Polda Metro Jaya, Kamis (5/1/2017).(Nibras Nada Nailufar) 

Ratna Sarumpaet tiba di Bandara Hang Nadim dengan menggunakan maskapai Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 032 pada Minggu (16/9/2018).

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved