Pusat Siapkan 171 Guru Pengganti

Untuk mengisi kekosongan 214 tenaga pengajar di daerah khusus yang mengikuti Pendidikan Profesi

Pusat Siapkan 171 Guru Pengganti
PESERTA berdialog dengan Drs Anas M Adam selaku pemateri Pembekalan Pengajar Pengganti di Grand Nanggroe Hotel, Banda Aceh, Minggu (16/9). 

* Isi Kekosongan Pengajar untuk Aceh

BANDA ACEH - Untuk mengisi kekosongan 214 tenaga pengajar di daerah khusus yang mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Aceh dan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI menyiapkan sebanyak 171 guru pengganti yang akan dikirim ke-19 kabupaten yang tersebar di seluruh Aceh. Sebanyak 171 pengajar pengganti (jarti) ini akan bertugas selama tiga bulan di sekolah-sekolah yang kekosongan tenaga pengajar karena guru tempatan harus mengikuti program PPG tersebut.

Pemateri program ‘Pembekalan Pengajar Pengganti’, Drs Anas M Adam MPd mengatakan, guru pengganti ini direkrut dari seluruh Indonesia dan diminati oleh banyak kalangan, bukan hanya tenaga pendidik asal Aceh saja. Buktinya, ucap dia, selain penduduk sekitar, ada juga pengajar pengganti yang berasal dari Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Kita berharap, dengan adanya guru pengganti dari luar itu, tingkat kreativitas mereka di sekolah-sekolah yang ditinggalkan sementara oleh guru tempatan, bisa lebih baik,” kata mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh tersebut.

Anas juga mengharapkan, para pengajar pengganti ini mencurahkan segenap kemampuan mereka dalam mendidik para siswa di sekolah pedalaman. “Sebagai guru pengganti untuk daerah khusus, saya sangat berharap mereka bisa menjadi tenaga pengajar yang siap pakai dengan memberikan sumbangsih terbaiknya untuk sekolah-sekolah yang ada di pedalaman Aceh tersebut,” tukas Anas M Adam.

Sementara itu, ke-171 pengajar pengganti (jarti) tersebut mengikuti program pembekalan sebelum mereka ditugaskan ke lapangan. Program ‘Pembekalan Pengajar Pengganti’ yang menghadirkan pemateri Drs Anas M Adam MPd dan turut dihadiri Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Aceh, Khairullah dan Kepala Dinas Pendidikan Aceh Selatan, Martunis itu berlangsung di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Minggu (16/9).

Menurut Kepala LPMP Aceh, Khairullah, pembekalan tersebut sengaja dilakukan agar mereka tahu dengan seluk beluk lokasi tempat mereka bertugas nanti. Sehingga pada saat turun ke sekolah tujuan sebagai pengajar pengganti, mereka langsung bisa mengisi posisi yang ditinggalkan guru tempatan.(sir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved