Plt Gubernur Lantik 626 Pejabat

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah MT melantik 626 pejabat eselon III dan IV di lingkungan

Plt Gubernur Lantik 626 Pejabat
SEBANYAK 626 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Aceh diambil sumpah sebelum dilantik oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Senin (17/9). 

BANDA ACEH - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah MT melantik 626 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Aceh I Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Senin (17/9).

Nova mengaku bahwa proses reposisi itu telah dilakukan sejak awal tahun 2018 atas perintah Gubernur Irwandi Yusuf sebelum dirinya ditangkap KPK pada 3 Juli lalu terkait kasus dugaan suap Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2018.

Pelantikan itu merupakan yang pertama dilaksanakan oleh Plt Gubernur Aceh setelah Irwandi Yusuf resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 4 Juli 2018. “Proses pelantikan ini bukan dimulai kemarin sore, tapi proses ini telah dimulai sejak awal 2018 atas perintah Bapak Gubernur Irwandi Yusuf,” kata Nova saat memberi sambutan.

Mereka yang dilantik merupakan para kepala bidang atau pejabat administrator (eselon III) dan pejabat pengawas (eselon IV) pada setiap instansi di lingkungan Pemerintah Aceh. Reposisi itu dilakukan setelah Plt Gubernur Aceh mendapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui surat Nomor 821/767/otda tanggal 13 September 2018.

Dari sejumlah pejabat yang dilantik, penempatan Saifullah Abdulgani sebagai Kepala Bagian Hubungan Media Massa dan Penyiaran pada Biro Humas dan Protokol Setda Aceh menggantikan Marwan Jalil menjadi perhatian wartawan. Sebab, selama ini pria yang sering disapa SAG ini menempati posisi Juru Bicara Pemerintah Aceh bersama Wiratmadinata.

Sebelum Gubernur Irwandi ditangkap KPK, SAG kerap mendampingi Irwandi dalam setiap kegiatan. Sementara Wiratmadinata hanya terlihat bersama Wakil Gubernur Nova Iriansyah. Namun, sejak Irwandi ditetapkan sebagai tersangka, peran SAG agak redup. Dengan pelantikan kemarin, praktis posisi Juru Bicara Pemerintah Aceh kini tinggal satu orang lagi, yaitu Wiratmadinata.

Perbaiki kinerja
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa pelantikan pejabat eselon III dan IV merupakan salah satu upaya untuk memperbaiki tata kelola Pemerintahan Aceh. Tujuannya untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, amanah, dan mampu mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh dan qanun.

“Pelayanan hanya mungkin dilakukan oleh aparatur pemerintahan yang memiliki etos kerja yang baik, disipilin, dan fokus pada target kerja. Mari kita tunjukkan kinerja kita dengan baik sehingga kita mampu mengembalikan kepercayaan publik kepada birokrasi pemerintah Aceh yang akhir-akhir ini mulai menurun,” katanya.

Nova juga menyampaikan reposisi itu telah disampaikan kepada Presiden RI, Jokowi. “Tadi pagi pukul 9.00 WIB (kemarin -red), saya melaporkan langsung kepada Presiden Jokowi di Istana Merdeka. Beliau mengapresiasi proses rotasi fungsional administrasi dan pengawasan yang kita lakukan. Beliau memberi penghargaan bahwa sudah saatnya proses rotasi dan penyegaran dilakukan dengan sistem tidak berdasarkan kekerabatan atau subjektif,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Nova juga menegaskan bahwa dirinya tidak mau disebut pelantikan itu sebagai ajang “bersih-bersih” pasca-Irwandi ditetapkan sebagai tersangka dan tampuk kepemimpinan beralih kepadanya. “Proses ini sudah kita mulai sejak awal 2018. Justru pada saat Pak Irwandi masih aktif saya sering dikritik karena terlalu lambat,” pungkas Nova. (mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved