Cerita Pilu Dari Orang-orang di Daerah Berkonflik yang Terpaksa Tinggal di Reruntuhan

Ahmed dulunya seorang petani dan hidup layak karena menjual sayuran, namun mereka terpaksa harus melarikan diri dari peran.

AFP
Kapal pengangkut migran Afrika terbalik di perairan Yaman, menyebabkan setidaknya 30 orang tenggelam. 

SERAMBINEWS.COM-Dalam beberapa dekade Timur Tengah adalah tempat bagi berlangsungnya medan pertempuran.

Salah satunya adalah konflik brutal di Yaman konflik dan kekerasan di negeri tersebut telah memaksa lebih dari tiga juta orang keluar dari rumah mereka.

Bahkan, lebih dari 60.000 warga Yaman telah tewas atau terluka sejak konflik dimulai pada tahun 2015.

Konflik di Yaman bukanlah masalah bagi negeri yang kini dilanda perangtersebut. 

Baca: Kisah Cut Nyak Dhien, Pahlawan yang Makamnya Baru Ditemukan 50 Tahun Setelah kematiannya

Beberapa negara terlibat dibalik perang, dari membiayai faksi-faksi yang bertikai untuk menyediakan senjata yang memungkinkan konflik berlanjut. 

Meski demikian, pada saat yang sama penduduk adalah korban dari ngerinya perang yang berlansung.

Berikut ini beberepa kisah memilukan dari orang-orang yang menjadi korban perang :

1. Keluarga yang tinggal di reruntuhan

Baca: Meureudu Juara Umum MTQ Ke VI Pidie Jaya, Ini Daftar Juara

Zaumala  dan istrinya Waslamebeserta  anak-anak mereka melarikan diri ke Amran Governorat dua tahun lalu ketika perang dimulai. 

Sebelum melarikan diri, putri pasangan itu tewas dalam serangan udara ketika sedang pergi ke pasar lokal. 

Halaman
123
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved