Breaking News:

Teman Dekat Istri Korban Mangkir

Pria berinisial A yang disebut-sebut sebagai teman dekat Jamaliah (30), istri dari Jazuli bin Ismail

Editor: bakri
Teman Dekat Istri Korban Mangkir
IAN RIZKIAN MILYARDIN, Kapolres Aceh Utara

* Tak Penuhi Panggilan Polisi
* Kasus Penjual Es Campur Tewas Digorok

LHOKSUKON - Pria berinisial A yang disebut-sebut sebagai teman dekat Jamaliah (30), istri dari Jazuli bin Ismail, pejual es campur asal Desa Ujong Kulam, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, yang tewas digorok dalam kamar rumahnya, hingga kemarin belum memenuhi panggilan polisi untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Karena itu, polisi akan melayangkan surat pemanggilan kedua kepada A.

Diberitakan sebelumnya, Jazuli ditemukan oleh Jamaliah istrinya tewas bersimbah darah dengan luka gorok di bagian leher pada Sabtu (15/9) sekira pukul 02.30 WIB, di atas tempat tidur dalam kamarnya. Pada saat kejadian, Jamaliah tidak berada di TKP karena mengaku tertidur dalam kamar lain saat menidurkan anaknya. Hingga kini, polisi masih terus berusaha mengungkap tabir kematian Jazuli.

“Dari delapan orang yang kita panggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus pembunuhan itu, tujuh sudah hadir. Sedangkan satu saksi berinisial A, sampai kemarin belum memenuhi panggilan polisi tanpa pemberitahuan,” ujar Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin, melalui Kasat Reskrim Iptu Refki Kholiddiansyah kepada Serambi, Sabtu (23/9).

Disebutkan dia, dari tujuh saksi yang sudah dimintai keterangan sebagai saksi, satu di antaranya adalah anak korban yang masih berumur delapan tahun. Namun, pemeriksaan terhadap anak korban tersebut berbeda dengan pemeriksaan saksi lainnya. “Saat dimintai keterangan sebagai saksi, anak korban itu didampingi oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Apik,” jelas Kasat Reskrim.

Diterangkannya, ketujuh saksi yang sudah memberikan keterangan itu tak ada satupun yang mengetahui secara langsung atau melihat kejadian pembunuhan tersebut. Mereka mengaku mengetahui kejadian itu setelah korban ditemukan tewas oleh istrinya. Tapi, ucap Iptu Refki, ada saksi yang mengaku sempat mendengar suara teriakan istri korban setelah kejadian tersebut.

“Kita berharap kepada saksi A supaya segera memenuhi panggilan polisi untuk dimintai keterangan. Jika tak dipenuhi panggilan pertama, maka akan dilayangkan surat pemanggilan kedua dalam waktu dekat ini,” tukasnya.

Sementara itu, penyidik Reskrim Polres Aceh Utara pada Minggu (23/9) sekira pukul 02.00 WIB, mengadakan prarekonstruksi (pra-reka ulang) di rumah korban Jazuli bin Ismail untuk mengetahui kronologis kejadian saat pembunuhan terjadi. Pra-reka ulang itu dibantu aparat desa setempat serta menghadirkan istri korban. “Tujuan prarekonstruksi ini untuk mengetahui bagaimana kejadian tersebut terjadi yang diketahui oleh istri korban saat itu,” ulas Kasat Reskrim.(jaf)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved