"Gemerlapnya" Pameran Serambi Seni Versi GNI di Taman Budaya Aceh

Tak heran lantaran permainan warna cerah tadi, banyak yang berswafoto dan foto bareng dengan latar lukisan

SERAMBINEWS.COM/NANI HS
Salah satu pojok ruang pamer, kerjasama Galeri Nasional Indonesia dengan Taman Seni dan Budaya Aceh, di Jln T Umar, Banda Aceh, Selasa (25/9/18). 

Tak heran lantaran permainan warna cerah tadi, banyak yang berswafoto dan foto bareng dengan latar lukisan.

Sebut saja di lukisan Cahaya Nusantra (M Yasir), Az Zukhruf 43 (Said Akram), Perang A-Famosa, Malaka, 1630 M (Sayed Alwie Al Habsyie).

Ada juga perupa perempuan yang berani tampil dengan lukisan kaligrafinya nan unjuk warna, yaitu Al-Anbiya 16 (Syarifah Hilaluna Merashky), Arrizka (Suarifah Humaira). Perupa Qurbani Akbar juga tampil "heboh" dengan My love, you will only be a spectator.

Baca: Video Live Facebook - Pembukaan MTQ Ke-35 Kota Banda Aceh di Masjid Baitul Musyahadah

Tahukah Anda? Pameran versi GNI ini digilir untuk seluruh provinsi di Indonesia, setahun sekali. Maka setelah 2018, Aceh baru mendapat "jatah" lagi sekitar 33 tahun lagi bukan?

Siapakah 30 perupa yang mujur kali ini? Mereka Idrus bin Harun, Qurbani Akbar, Rahmad Alfajrianur, Sabaruddin, Said Akram, Yusrizal Ibrahim, Ahmad Garli, Anni Kholilah, Dedy Afriadi, Deshinta Heriza, Hatmi Negria Taruan, Ismawan, dan Iswadi Barsi.

Kemudian Khairunnisa Adamy, M Ali, M Arief Wijaya, M Fariz Albar Nabudi, M Hafidh, M Hamzah, M Yasir, Mashuri, Murdani, Pairin Mauri, Sayed Alwie Al Habsyie, Syarifah Hilaluna Merashky, Syarifah Humaira, Tuah Tharaya Saragih, Yulfa Haris Saputra, Zikri, dan Zul MS.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 - Pelamar Wajib Hati-hati, Ini Ukuran Dokumen Harus Diunggah ke Situs SSCN

Well, pantaskah karya perupa Aceh bersanding dengan kaya perupa sekaliber enam perupa nasional tadi? Jujur saja, Serambinews.con tak pandai dan pantas menilainya.

Silakan datang dan simak sendiri ke UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh alias Taman Budaya Aceh di Jalan Teumu Umar No.9, Setui, Banda Aceh, yang digelar hingga 30 September 2018. Bila tak mengerti artinya, paling tidak bikin cuci mata sajalah.(*)

Penulis: Nani HS
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved