Breaking News:

Lima Desa Terendam Banjir

Ratusan rumah warga di lima desa dalam wilayah Lhoksukon Teungoh, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara

Lima Desa Terendam Banjir
MEUNASAH di salah satu desa dalam Kecamatan Lhoksukon terendam akibat tanggul Krueng Peutoe jebol pada Senin (24/9).

* Di Lhoksukon
* Ekses Tanggul Krueng Peutoe Jebol

LHOKSUKON - Ratusan rumah warga di lima desa dalam wilayah Lhoksukon Teungoh, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara terendam banjir akibat tanggul Krueng (sungai) Peutoe jebol pada dua titik, tepatnya di kawasan Desa Kumbang (kilometer VII) pada Senin (24/9) dinihari WIB. Ketinggian air di dalam dan halaman rumah warga mulai dari 30 sampai 50 centimeter. Tapi, pada Senin sore, air mulai surut.

Lima desa yang terendam tersebut adalah, Desa Meunasah Tuha, Meunasah Krueng, Dayah, dan Desa Kumbang. “Kawasan kami sejak semalam ( kemarin malam-red), diguyur hujan deras. Kemungkinan karena tekanan air ke tanggul semakin kuat, sehingga tanggul di kawasan Desa Kumbang jebol di dua titik,” ujar Abdullah, warga Lhoksukon kepada Serambi, kemarin.

Dijelaskan dia, air mulai merendam rumah warga pada Senin (24/9) sekira pukul 04.00 WIB, dengan ketinggian bervariasi. “Sebagian warga yang tak menyadari rumahnya sudah terendam, membuat barang elektronik mereka ikut rusak. Kondisi ini memang sudah sering terjadi di kawasan kami. Sebab, tanggul tersebut sangat rawan jebol tiap kali hujan deras,” ulasnya.

Hal senada disampaikan Sulaiman Daud, warga Desa Krueng. Menurut dia, selain rumah warga, jalan lintas Lhoksukon ke Cot Girek juga ikut terendam. “Jalan Lhoksukon menuju Cot Girek juga terendam di beberapa titik tadi pagi, tapi tak berlangsung lama karena pada siangnya air mulai surut. Sedangkan genangan dalam rumah, kami prediksi malam ini (kemarin malam-red), akan kering, tentu saja jika tak ada hujan susulan,” tukas Sulaiman Daud.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved