Senator Aceh Demo ke Istana Tuntut Pemekaran

Senator Aceh, Fachrul Razi, Senin (24/9) siang, memimpin aksi demonstrasi ke Istana Negara

Senator Aceh Demo ke Istana Tuntut Pemekaran
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Senator Aceh, Fachrul Razi (kanan) saat memimpin aksi demonstrasi ke Istana Negara, mendesak Presiden menandatangani terbentuknya daerah otonomi baru, Senin (24/9/2018). 

JAKARTA - Senator Aceh, Fachrul Razi, Senin (24/9) siang, memimpin aksi demonstrasi ke Istana Negara, menuntut Presiden menandatangani peraturan pemerintah (PP) daerah otonomi baru. Senator muda Aceh itu berdemonstrasi di Istana Negara bersama-sama dengan ratusan panitia pemekaran kabupaten/kota seluruh Indonesia yang tergabung dalam Forum Koordinasi Nasional Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (PP DOB).

Ia menegaskan, Presiden Joko Widodo harus segera mengesahkan pemekaran Kabupaten Selaut Besar Simeulue, Aceh Selatan Jaya, Aceh Raya, dan Kota Meulaboh, dan daerah otonomi baru lainnya di Indonesia.

Mengenakan ikat kepala, Fachrul Razi, anggota Partai Aceh yang baru saja mendapat tugas baru sebagai pimpinan Komite I DPD RI, melangkah pasti menuju Istana Negara bersama-sama dengan para demonstran lainnya.

Sebelum berangkat ke Istana Negara,Fachrul Razi yang juga pembina Forum Koordinasi Nasional PP DOB, memastikan bahwa tidak ada alasan bagi Pemerintah Joko Widodo untuk menunda-nunda aspirasi pemekaran. “Segala syarat sudah dipenuhi sesuai undang-undang. RPP-nya saat ini sudah di meja Wakil Presiden. Kenapa harus ditunda-tunda. Ingat, yang datang dari Aceh harus keluarkan biaya besar untuk datang ke Jakarta,” kata Fachrul Razi.

Di Aceh terdapat lima usulan daerah otonomi baru, yakni Aceh Raya (Kabupaten Aceh Besar), Selaut Besar Simeulue (Kabupaten Simeulue), Aceh Selatan Jaya (Kabupaten Aceh Selatan), Aceh Malaka (Kabupaten Aceh Utara), dan Kota Meulaboh (Kabupaten Aceh Barat).

Fachrul Razi yang juga pendiri dan penasehat Forkomnas DOB se-Indonesia mengatakan, pertemuan dengan Forkomnas DOB merupakan bentuk nyata kinerja dari Komite I DPD RI selaku pihak yang membawahi bidang DOB dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat untuk pemekaran wilayah. “Perjuangan DOB jangan berhenti. Kita akan berjuang sampai terwujud, karena ini bagian dari upaya memperkuat NKRI,” tegasnya.

Ketua Panitia Pemekaran Kabupaten Selaut Besar Simeulue, Helmi M. Alim, didampingi panitia lainnya, Sumardi, menyatakan, kedatangan mereka ke Senayan menanyakan kembali perihal pemekaran Selaut Besar.

Pemekaran Selaut Besar sudah disuarakan sejak 2012 silam dan telah dimasukkan dalam salah satu calon daerah otonomi baru di Aceh. Panitia pemekaran Aceh Raya, Abdurrahman Ahmad mendesak Presiden untuk segera menandatangani pemekaran Aceh. “Ini sudah cukup lama tertunda,” kata Abdurrahman, yang juga anggota DPRA dari Gerindra.

Abdurrahman Ahmad menambahkan, Kabupaten Aceh Raya merupakan pemekaran dari Aceh Besar. Pemekaran tersebut akan mempercepat pembangunan dan pencapaian kesejahteraan masyarakat.(fik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved