Warga Sesaki Disdukcapil Pidie, Harus Menunggu Berjam-jam untuk Dapat Ambil Nomor Antrean

Akibat antrean warga sehingga pintu depan Disdukcapil Pidie susah dibuka, lantaran warga berdiri di depan pintu.

SERAMBINEW.COM/M NAZAR
Warga antri untuk mengambil nomor antrian di Disdukcapil Pidie, Selasa (25/9/2018. 

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEW.COM, SIGLI - Sejak seminggu terakhir ini warga menyesaki Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pidie, Selasa (25/9/2018).

Untuk diketahui Disdukcapil Pidie, kini menggunakan gedung baru di pinggir jalan nasional atau di depan Rumah Sakit Umum (RSU) Tgk Chik Di Tiro Sigli.

Pantauan Serambinews.com, Selasa (25/9/2018), sebelum Disdukcapil Pidie dibuka, puluhan warga telah lebih dahulu menunggu di depan pintu dinas tersebut.

Saat pintu dibuka, warga didominasi wanita berebut masuk untuk bisa berdiri di depan untuk mengambil nomor antrian. Sebab, petugas memanggil warga sesuai dengan nomor antrian.

Baca: Kartu Keluarga tak Diambil Pemilik, Kini Menumpuk di Disdukcapil Simeulue

Akibat antrian warga sehingga pintu depan Disdukcapil Pidie susah dibuka, lantaran warga yang antri berdiri di depan pintu.

Jika ada warga yang masuk, harus membuka pintu secara pelan-pelan.

Sebab, jika pintu depan terbuat dari kaca dibuka tidak pelan-pelan, maka akan menyenggol warga yang antri di depan pintu di dalam gedung dinas tersebut.

Beberapa warga kepada Serambinews.com, Selasa (25/9/2018 mengatakan, warga sejak pukul 06.35 WIB telah menunggu di Disdukcapil Pidie. Disdukcapil Pidie baru dibuka pukul 08.00 WIB lebih.

Warga membludak di dinas ini karena membuat persyaratan ikut CPNS.

"Kita kecewa petugas Disdukcapil sebagian terlambat masuk sehinggga kita harus antri berjam-jam. Padahal, jika petugas masuk semuanya bersamaan kita tidak perlu lama-lama antri" keluh seorang warga yang hendak memperbaiki KK dan KTP.

Baca: Server SIAK Disdukcapil Agara Diserang Virus, Pembuatan e-KTP Terganggu

Kepala Disdukcapil Pidie, Marzuki SH, yang dihubungi Serambinews.com, Selasa (25/9/2018) menjelaskan, membludaknya warga di Disdukcapil Pidie karena adanya penerimaan CPNS tahun 2018. Sehingga ramai warga yang hendak membuat kelengkapan mulai dari KTP, Akte, KK, leges dan keperluan lainnya.

"Kalau berapa orang tiap hari terlayani sejak membludaknya warga saya belum mengetahui karena saya di Banda Aceh. Ramainya warga hanya saat penerimaan CPNS setelah itu akan normal kembali," pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved