Breaking News:

Pedofil di Kazakhstan Ini Akan Menjadi yang Pertama di Dunia Menerima Hukuman Kebiri

Presiden Kazakhstan, Nursultan Nazarbayev, telah mengalokasikan £ 20.500 (sekitar Rp400 juta) untuk sekitar 2.000 suntikan

DAILYMAIL
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Pedofilia adalah sebuah ancaman bagi anak-anak karena perilaku seks menyimpang, dalam hal ini anak-anak menjadi sasarannya.

Karena setiap saat bisa mengintai di mana-mana Kazakhstan menerapkan cara berbeda untuk menghukum pedofil di negara tersebut.

Melansir Daily Mirror, Selasa (25/9/2018) Kazakhstan memperkenalkan undang-undang baru tentang pengebirian Kimia.

"Dana telah dialokasikan untuk lebih dari 2.000 suntikan," ungkap Aktayeva wakil menteri kesehatan Kazakhstan.

Baca: DPRA Gelar RDPU Raqan Penanaman Modal, Efendi Sulaiman: Kita Targetkan Akhir Tahun Ini Disahkan

Baca: Mantan Pecandu Dirikan Rumah Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba, Ini yang Menginspirasinya

Ketika undang-undang disahkan, senator Byrganym Aitimova mengatakan bahwa pengebirian akan "sementara", yang terdiri dari "suntikan satu kali" berdasarkan "perlunya mencegah orang melakukan kekerasan seksual".

Kejahatan seks anak juga membawa hukuman penjara hingga 20 tahun di Kazakhstan.

Tidak seperti pengebirian bedah, pengebirian secara kimia ini akan mencegah seseorang mengalami dorongan seksual tanpa batas.

 
Hal ini terjadi setelah laporan menyebutkan pemerkosaan anak di Kazakhstan meningkat dua kali lipat menjadi sekitar 1.000 per tahun pada periode 2010 dan 2014.

Baca: Irvan Farhad dan Hamidah Rachmayanti Dikaruniai Bayi Perempuan, Wajah Cantik Sang Putri Jadi Sorotan

Untuk melakukan kebiri kimia Kazakhztan menggunakan Cryproterone, steroid anti-androgen yang dikembangkan untuk melawan kanker.

Hal itu juga di ungkapkan oleh pemerintah Inggris, yang juga mengatakan untuk mempertimbangkan hukum kebiri kimia bagi pedofil.

Halaman
12
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved