BPK RI Akan Lakukan Audit Dana Desa di Abdya, Ini Permintaan Pemkab pada Keuchik dan Aparaturnya

Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari pemeriksaan terhadap 20 desa yang pernah dilakukan pada Agustus 2018.

BPK RI Akan Lakukan Audit Dana Desa di Abdya, Ini Permintaan Pemkab pada Keuchik dan Aparaturnya
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi 

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Aceh dilaporkan akan melakukan pemeriksaan atau audit penggunaan dana desa di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, pemeriksaan itu dijadwalkan pada Senin (1/10/2018). Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari pemeriksaan terhadap 20 desa yang pernah dilakukan pada Agustus 2018.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Pen­du­duk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) Abdya, Drs Yusan Sulaidi saat dikonfirmasi Serambinews.com mengakui kabar akan turunnya tim BPK-RI Perwakilan Aceh ke Abdya.

"Iya benar, BPK-RI akan melakukan pemeriksaan terkait dana desa di Abdya," kata Yusan Sulaidi.

Keuchik Bumi Sari Didakwa Korupsi Dana Desa

Pemeriksaan itu, katanya, meliputi dana desa sejak tahun 2015, mulai dari dokumen perencanaan, pelaksanaan dan dokumen laporan atau realisasi.

"Ini masih sebatas pembinaan, bukan audit. Jadi kita minta pada keuchik dan aparatur desa jangan khawatir, apa yang salah diperbaiki, bukan langsung eksekusi," katanya.

Inspektorat Pidie Audit 8 Kasus Dana Desa, Satu Keuchik Dipenjara dan Satu Lagi Kembalikan Uang

Imbauan itu, tambah Yusan, perlu disampaikan mengingat ada isu yang berkembang yang aneh-aneh, tentang turunnya tim BPK-RI Perwakilan Aceh itu ke bumo brueh sigupai.

"Jangan takut, santai saja. Siapkan saja dokumen yang sudah kita minta tersebut," pintanya.

Yusan tidak mengetahui pasti berapa jumlah desa yang akan diperiksa.

"Kalau semua tidak cukup waktu, karena mereka hanya 30 hari di sini," pungkasnya.(*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved