Polda Intai Calo PNS

Terbongkarnya kasus calo pegawai negeri sipil (PNS) yang memakan korban 19 orang pada 2017 lalu sebagaimana dilapor ke Kantor Yayasan

Polda Intai Calo PNS
Tribun Jambi x Tribun Timur
Situs pendaftaran CPNS 2018 hanya di laman sscn.bkn.go.id. 

* Laporkan jika Mereka Beraksi

BANDA ACEH - Terbongkarnya kasus calo pegawai negeri sipil (PNS) yang memakan korban 19 orang pada 2017 lalu sebagaimana dilapor ke Kantor Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) beberapa hari lalu, telah meresahkan banyak kalangan. Pasalnya, saat ini sedang musim penerimaan PNS, dikhawatirkan calo-calo PNS akan menyasar korban-korban baru untuk meraup uang dari para calon abdi negara itu di Aceh.

Untuk itu, Polda Aceh bersama polres jajaran akan memantau dan mengintai calo-calo PNS yang dengan sengaja memainkan perannya untuk meraup uang dari peserta CPNS yang sedang mendaftar.

Penegasan itu disampaikan Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak melalui Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Misbahul Munauwar yang diwawancarai Serambi di Banda Aceh, Jumat (28/9).

“Kita pantau dan selidik para pelaku calo ini. Sekarang kan sedang musim penerimaan CPNS, jadi pasti ada nanti orang-orang yang mengaku bisa meluluskan. Kita intai dan kita telusuri, jika terbukti maka akan kita tindak,” kata Kombes Pol Misbahul Munauwar.

Dia tuturkan, semua polres jajaran Polda Aceh juga ada tim yang dibentuk untuk memantau aktivitas penerimaan CPNS di setiap daerah. Diharapkan kepada masyarakat, terlebih kepada peserta atau peserta CPNS, untuk tidak percaya pada orang-orang yang mengaku bisa meluluskan jadi PNS pada instansi tertentu dengan syarat menyetor sejumlah uang.

“Jangan pernah percaya itu, tidak ada begituan. Para calo ini ibarat orang menembak dari atas kuda, siapa yang kena ya kena. Padahal, nanti si calon memang lulus sendiri, bukan karena diurus oleh si calo. Sayang kan buang-buang uang puluhan juta rupiah, maka lebih baik belajar, persiapkan diri dan berdoa,” kata Misbah.

Seperti diberitakan Serambi sebelumnya, sebanyak 19 warga Kabupaten Pidie Jaya dan Pidie tertipu sindikat calo yang menjanjikan bisa meluluskan calon jadi PNS dengan cara menyetor sejumlah uang. Kasus itu terjadi pada 2017 namun baru terungkap ketika salah satu korban melapor ke Kantor Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Senin (25/9).

Adalah Anita Selfitri (26), perempuan yang selama ini berdomisili di Blang Asan, Kecamatan Sigli, Pidie, salah satu korban yang melaporkan kasus itu ke Kantor YARA. Anita dan keluarganya mengaku telah menyetor uang Rp 130 juta kepada seseorang berinisial M, salah seorang calo PNS. Namun, hingga saat ini perempuan itu tak pernah menjadi abdi negara seperti yang dijanjikan si calo.

Kombes Pol Misbahul Munauwar saat diwawacara kemarin meminta masyarakat agar berhati-hati. Menurutnya, kejadian tahun 2017 yang menimpa Anita bisa saja terulang kembali, karena menurut Misbah, sindikat calo tetap saja menjalankan aksinya setiap kali ada penerimaan CPNS. “Mereka diam-diam tetap beraksi makanya kami minta jangan pernah percaya kepada siapa pun. Seperti saya bilang tadi, calo PNS ini memang seperti penembak di atas kuda,” kata Misbah.

Lapor ke polisi
Kombes Pol Misbahul Munauwar juga meminta masyarakat dan para peserta CPNS tahun ini, untuk melapor kepada pihak kepolisian jika mendapati calo PNS yang beraksi dalam masa penerimaan CPNS tahun ini. Informasi boleh disampaikan ke satuan polisi terdekat atau dengan cara menginformasikan hal itu ke personel polisi yang dikenal.

“Lapor ke polsek, polres, atau langsung ke Polda Aceh. Jika calonya berakasi dengan media sosial atau handphone, catat nomor kontaknya, akun media sosialnya, dan segera lapor. Insyaallah laporan tersebut akan kita selidiki lebih lanjut, dan jika terbukti akan kita tindak,” kata Misbah.

Polda Aceh, lanjutnya, tidak main-main dalam menumpas para calo PNS. Dia mengatakan, selama ini di institusi kepolisian sendiri ada yang dipecat secara tidak hormat, karena menjadi calo saat penerimaan bintara. “Di Polri saja kita tindak, apalagi yang calo PNS. Kita ingin masyarakat tenang mengikuti seleksi CPNS di Aceh, jangan ada gangguan apa pun. Sekali lagi, jangan percaya pada calo. Belajarlah serius, berusaha, dan berdoa. Percaya pada kemampuan kita sendiri, insyaallah sukses,” demikian Kombes Pol Misbahul Munauwar. (dan)

tip mencegah calo cpns
* Jika ada yang menawarkan jasa mampu meluluskan seseorang jadi CPNS dan ia minta imbalan, laporkan segera ke polisi yang dikenal atau ke polsek, polres, atau langsung ke Polda Aceh
* Jika calonya berakasi dengan media sosial atau handphone, catat nomor kontaknya, akun media sosialnya, dan segera lapor ke polisi
* Laporan tersebut akan diselidiki kepolisian. Jika terbukti maka pelakunya akan ditindak
* Polda Aceh tidak main-main dalam menumpas para calo PNS. Selama ini di institusi kepolisian sendiri ada yang dipecat secara tidak hormat lantaran menjadi calo saat penerimaan bintara
* Polda Aceh ingin masyarakat tenang mengikuti seleksi CPNS, tanpa gangguan apa pun
* Sekali lagi, jangan percaya pada calo. Belajarlah serius, berusaha, dan berdoa. Percaya pada kemampuan sendiri, insyaallah

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved