Badan Jalan di Ulim Bergelombang

Kondisi badan jalan Medan-Banda Aceh di Gampong Meunasah Krueng-Keude Ulim, bergelombang akibat

Badan Jalan di Ulim Bergelombang
Kepala PPTK 02 Wilayah 1 Aceh(Tiga kanan) bersama kepala Dinas PU Pidie Jaya, Bahrom Bakti (Tengah) dan Kabid Bina Marga PU Pijay, Rizal Fikar ST (Kanan) serta staf mengukur titik ruas badan jalan yang telah turun di Keudee Ulim Pijay, Sabtu (29/9/2018). SERAMBI/IDRIS ISMAIL 

* Bahayakan Pelintas

MEUREUDU - Kondisi badan jalan Medan-Banda Aceh di Gampong Meunasah Krueng-Keude Ulim, bergelombang akibat lapisan aspalnya turun beberapa sentimeter. Sehingga hal ini sangat membahayakan pelintas, khususnya pengendara sepeda motor yang bisa terpental jika melintas di jalan bergelombang itu dengan kecepatan tinggi.

Kondisi ini terjadi sejak dua bulan terakhir, dan tidak ada upaya dari instansi terkait untuk memerbaikinya, atau memasang rambu tanda bahaya untuk memperingatkan pengendara.

“Selain bisa membuat pengendara sepmor terpental, kondisi badan jalan yang bergelombang ini juga sering menimbulkan dentuman keras saat dilintasi truk berbadan besar. Sehingga warga sering was-was karena mengira telah terjadi peristiwa tabrakan,” kata Devanan (43), warga Gampong Meunasah Krueng, Ulim, Pijay, Sabtu (29/9).

Ia pun mendesak instansi terkait melakukan pemadatan dan pengaspalan ulang badan jalan yang bergelombang itu, sebelum menimbulkan korban jiwa.

Pejabat Pembuat Teknis Kegiatan (PPTK) 02 Balai I Aceh, Zulkarnaini yang dihubungi Serambi, kemarin mengatakan, kondisi ruas jalan tersebut mengalami penurunan beberapa sentimeter akibat pembangunan gorong-gorong saluran pembuang air sawah yang dibangun sejak 2017 lalu, saat pembangunan peningkatan dan pelebaran badan jalan pascagempa Pijay.

“Menindaklanjuti desakan warga Ulim, saya telah memanggil PT Pelita Nusa Perkasa untuk memperbaiki kembali ruas jalan yang bergelombang itu, agar dikeruk kembali dan dilakukan pemadatan, dan dilakukan pengaspalan kembali,” sebutnya.

Perbaikan ini dimaksudkan agar kondisi lintasan ruas jalan Banda Aceh-Medan itu normal kembali, dan menghindari dampak yang lebih buruk bagi pelintas maupun terhadap warga setempat. “Dalam waktu dwkat, badan jalan tersebut akan diperbaiki,” katanya.(c43)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved