Korban Penganiayaan Mulai Membaik

Korban penganiayaan, Zainal Simanulang (39), warga Desa Pardomuan, Kecamatan Babul Makmur, Aceh Tenggara

Korban Penganiayaan Mulai Membaik
SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI
Zainal Simanulang (39), warga Desa Pardomuan, Kecamatan Babul Makmur, Agara korban penganiayaan dirawat di intensif di RSU Sahudin Kutacane, Sabtu (29/9/2018). 

KUTACANE - Korban penganiayaan, Zainal Simanulang (39), warga Desa Pardomuan, Kecamatan Babul Makmur, Aceh Tenggara (Agara) mulai membaik kondisinya pada Sabtu (29/9). Dia tak sadarkan diri saat dibawa ke RSUD Sahudin Kutacane seusai ditusuk oleh rekannya sendiri di jalan Desa Suka Damai, Dusun Sampan, Kecamatan Lawe Sigala-gala pada Jumat (28/9) siang.

Zainal yang masih terbaring lemah di ruang rawat inap RSUD Sahudin, Sabtu (29/9) mengatakan pelaku merupakan temannya sendiri, karena sudah beberapa kali rumahnya. Dia yang mengaku bekerja sebagai pekerja salon dan jasa pinjaman uang mengungkapkan kronologi kejadian saat Serambi menjenguknya di rumah sakit.

Dikatakan, dirinya bermalam di rumah pelaku di Desa Sukai Damai, sebelum kejadian itu. Saat itu, katanya, sepeda motor miliknya hilang, sehingga dicari di seputaran desa bersama pelaku yang ternyata ditemukan di belakang rumah pelaku.

Keesokan harinya, Jumat (28/9) sekitar pukul 09.00 WIB pagi, dirinya hendak pulang ke rumahnya di Desa Pardomuan dengan mengendarai sepeda motor. Tetapi, pelaku minta diantarkan terlebih dahulu ke ladang dan dari sinilah, awal Zainal tertimpa musibah.

Disebutkan, saat ke ladang, pelaku mengendarai sepeda motor dan korban duduk di belakang. Seusai tiba di ladang pelaku, korban mengendarai sepeda motor dan pelaku duduk di belakang, karena sama-sama akan pulang. Tetapi, saat tiba di jalan sepi, pelaku menusuk 7 kali punggung korban dari belakang dengan obeng.

Ditambahkan, pelaku juga menusuk lima kali dada kiri dan kanan korban secara membabi-buta, sehingga korban mengalami pendarahan hebat. Saat itu, kata Zainal, dia masih berusaha merebut obeng dari tangan pelaku, sehingga terjadi perkelahian dan sama-sama terjatuh.

Zainal mengungkapkan, saat dirinya masih sadar, langsung menjerit minta tolong, sehingga pelaku langsung kabur dengan mengendarai sepeda motornya, meninggalkan dirinya dalam kondisi kritis. Saat warga datang, dia mengaku masih sadar, tetapi tak lama kemudian langsung pingsan dan tiba-tiba dirinya sudah berada di atas tempat tidur rumah sakit.

Sedangkan pelaku yang diperkirakan berusia 30-an masih dalam pengejaran polisi. Zainal berharap, pelaku segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang menyebabkan dirinya mengalami luka parah.(as)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved