Warga Aceh Demo di KPK Minta Usut Izin Tambang Nagan Raya

Seorang senator asal Aceh, Fachrul Razi bersama puluhan aktivis mahasiswa menggelar demo

Warga Aceh Demo di KPK Minta Usut Izin Tambang Nagan Raya
ist
Wakil Ketua Komite I DPD RI, Fachrul Razi MIP. 

JAKARTA - Seorang senator asal Aceh, Fachrul Razi bersama puluhan aktivis mahasiswa menggelar demo di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Kuningan, Jakarta, Jumat (5/10).

Mereka menuntut KPK segera mengusut izin tambang emas di Kabupaten Nagan Raya, Aceh yang dikeluarkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI dan Dirjen Minerba.

“Kami siap mendukung KPK untuk mengusut mafia tambang dan pejabat yang terlibat. Kami rakyat Aceh tak ingin terjadi seperti di Papua,” ujar H. Fachrul Razi dalam orasinya.

Fachrul Razi meminta mahasiswa dan masyarakat Aceh bersatu dan bergerak melawan. “Kita sedang dirampok, tambang emas itu bukan hanya masalah Nagan Raya tapi masalah Aceh, Ini harta masa depan Aceh, jangan dirampas dari kami sebagai anak bangsa dan kini Pemerintah Pusat menjual harta Aceh ke asing, ini pengkhianatan terhadap Aceh dan Republik,” teriaknya.

Fachrul Razi juga mendesak Presiden Jokowi agar mencopot Menteri ESDM dan Dirjen Minerba dan meminta KPK RI memproses izin tambang tersebut.

Menurutnya, izin tambang emas itu berada di area penggunaan lain (APL) seluas 2.779 hektare dan hutan lindung 4.709 hektare. Lokasi pertambangan emas PT EMM berada di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya dan Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah.

Orator lainnya, Munawar Khalil juga mengingatkan KPK supaya segera mengusut izin usaha pertambangan operasi produksi PT Emas Mineral Murni (EMM) yang dikeluarkan 9 Juli 2018 dengan luas area konsensi 10.000 hektare.

Peserta aksi berasal antara lain dari unsur Simak (Spesialisasi Mahasiswa Antikorupsi), SAPMA-SPMA (Satuan Aksi Pemimpin Muda Aceh-Sekolah Pemimpin Muda Aceh), LMND Aceh, Himapol Aceh, dan SPMA Nagan Raya. Hadir juga Sekjen Dema UIN Ar-Raniry, Ketua BEM FISIP Unsyiah, dan aktivis HMI asal Aceh.(fik)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved