Berniat Mancing, 1 dari 5 Remaja Indrapuri Hilang Ditelan Arus saat Menyeberangi Krueng Aceh

Siswa yang terseret arus tersebut bernama Khaidir Mustajab (17), warga Gampong Masale, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar.

Berniat Mancing, 1 dari 5 Remaja Indrapuri Hilang Ditelan Arus saat Menyeberangi Krueng Aceh
IST
Pencarian siswa SMA yang terseret arus Krueng Aceh di kawasan Gampong Lamlueng, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Minggu (7/10/2018). 

Laporan Misran Asri | Jantho

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Seorang siswa SMA dilaporkan hilang terseret arus saat menyeberangi Krueng Aceh di Gampong Lamlueng, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (7/10/2018).

Siswa yang terseret arus tersebut bernama Khaidir Mustajab (17), warga Gampong Masale, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar.

Saat itu, ia bersama empat temannya menyeberangi Krueng Aceh sekitar pukul 10.30 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Farhan AP kepada Serambinews.com mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, korban bersama empat rekannya berniat memancing.

Lalu, mereka menyeberangi Krueng Aceh yang kondisi arus sungai saat itu kencang dan berkeruh, karena baru turun hujan.

Setelah Khaidir hilang terseret arus, rencana memancing pun diurungkan teman-temannya.

“Mereka langsung melaporkan kejadian itu kepada warga sekitar serta menghubungi keluarga Khaidir Mustajab. Peristiwa itu pun kami terima di Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar dan berkoordinasi dengan Tim SAR, bersama-sama kami menuju ke lokasi,” kata Farhan.

Diperjualbelikan di Pasar Seperti Ternak, Kisah Para Perempuan yang Dijadikan Budak Seks ISIS

Didampingi Petugas Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar, Iqbal, Farhan mengatakan, pencarian yang dilakukan menggunakan rubber boat, menyisir dari titik korban dilaporkan hilang terseret arus.

Tapi, sampai pukul 18.00 WIB, korban belum juga ditemukan, sampai pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan lagi besok, Senin (8/10/2018) pagi.

Viral Video Bocah Ditarik Tangan Misterius di Kolam Renang, Ini Fakta di Baliknya

Pencarian korban melibatkan personel polsek dan dan Koramil Indrapuri serta relawan RAPI. Lalu ikut Muspika Indrapuri, Tagana Dinsos, warga setempat dan keluarga korban.

Sementara Kapolres Aceh Besar, AKBP Drs Heru Suprihasto SH, melalui Kapolsek Indrapuri, Ipda Mukhsin SH, kepada Serambinews.com  menyebutkan, teman-teman korban sempat membantu Khaidir yang terseret arus.

Ketika Jutaan Orang Meninggal Karena Kelaparan dan Pembunuhan dalam Peristiwa Holodomor

"Tiga dari keempat teman korban itu sempat memegang erat tangan Khaidir. Tapi, karena kondisi air sungai yang begitu deras, pegangan tangan mereka pun terlepas dan remaja itu hilang terseret arus," kata Mukhsin, mengutip keterangan saksi.

Keempat rekan korban itu, lanjut Ipda Mukhsin, yakni Azrika Muniri (17), Ahmad Farhan (15), Fahrizal (14) dan Saryulis (15).(*)

Kecamatan di Aceh Utara Ini Masuk Zona Merah Peredaran Narkoba, Paling Banyak Pengedarnya

Penulis: Misran Asri
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved