Dianggap Terlalu Mewah, Mantan Menkeu Era SBY Ungkap Pengaturan Anggaran Acara IMF-World Bank

Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia (IMF- World Bank Annual Meeting 2018) di Bali pada 8-14 Oktober dianggap terlalu mewah.

Dianggap Terlalu Mewah, Mantan Menkeu Era SBY Ungkap Pengaturan Anggaran Acara IMF-World Bank
Tribunnews
Muhammad Chatib Basri 

"Di Asia setahu saya baru Filippina, Singapore, Thailand dan Indonesia.

Baru empat negara termasuk Indonesia.

Proses menjadi tuan rumah tdk mudah, diseleksi dan dilihat kemampuannya," jelasnya.

Jika ingin penambahan utang, kata dia, Indonesia tidak perlu jadi tuan rumah, maka dari itu, salah besar jika pertemuan ini bertujuan untuk menambah utang.

"Ada pertanyaan apakah dg pertemuan tahunan tujuannya untuk meminta tambahan utang? Jawabannya Sama sekali tidak.

Baca: Atiqah Hasiholan Bungkam soal Kasus Ratna Sarumpaet, Ternyata Begini Hubungannya dengan Sang Ibu

Utk meminta tambahan utang, tdk perlu jadi tuan ruman.

Argentina meminta utang IMF tahun ini krn krisis. Mereka bukan tuan rumah," katanya.

Sebaliknya, kata Chatib lagi, dengan adanya pertemuan ini, Indonesia bisa memanfaatkannya untuk komunikasi dan memasukkan ide-idenya.

"Di dalam pertemuan ini dibahas situasi ekonomi dunia, diskusi mengenai kebijakan negara2. Perkembangan teknologi dsb. Indonesia bisa memanfaatkan itu utk komunikasi dan memasukkan ide nya," tulisnya.

"Indonesia justru harus memanfaatkan pertemuan tahunan ini utk memasukkan agendanya. Dg begitu Indonesia akan berperan di level global," tambahnya.

Kemudian saat ditanya apakah Indonesia bisa menolak atau membatalkan pengajuan tersebut, saat SBY sudah tidak lagi menjabat, ia menjawab bisa.

Tapi dengan catatan, pembatalan itu dilakukan sebelum Oktober 2015.

"Tentu bisa. Kan Indonesia baru ditunjuk jadi tuan rumah Oct 2015. Bisa saja kalau mau, Indonesia mundur sebelum Oct 2015. Koreksi kalau sy salah," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul IMF-World Bank Disebut Mewah, Mantan Menkeu Ungkap Soal Pengaturan Anggaran dan Singgung Asian Games

 

Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved