Jika Pesawat 'Siluman' F-35 Israel Bertemu Rudal S-300 Rusia di Suriah, Siapa yang akan Menang?

Mereka harus belajar terlebih dahulu bagaimana mengoperasikan sistem pertahanan udara canggih ini di bawah pengawasan militer Rusia.

Jika Pesawat 'Siluman' F-35 Israel Bertemu Rudal S-300 Rusia di Suriah, Siapa yang akan Menang?
Intisari online
F-35 Israel vs S-300 Rusia 

Meskipun tanpa blok 3F penuh, armada F-35 tetap menawarkan angkatan pertahanan Israel yang ampuh untuk menyerang S-300.

Namun yang perlu digaris bawahi adalah, S-300 yang baru diambil Suriah, tentu saja memiliki kemampuan yang lebih baik daripada yang ditawarkan alat tempur konvensional.

Meskipun ada sedikit prospek bahwa Israel akan menyerang baterai tersebut sementara Rusia kurang lebih, masih memiliki senjata-senjata itu di bawah kendali langsung mereka.

Menurut Rusia, dibutuhkan sekitar tiga bulan bagi mereka untuk melatih kru pertahanan udara S-300 Suriah.

"Kami telah menyelesaikan perekrutan personil dan telah mulai melatih mereka," kata Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu.

Baca: Panwaslu Aceh Singkil Minta Parpol Taati Aturan Pemasangan Alat Peraga Kampanye

Sementara pasukan Suriah sedang dilatih, pasukan Rusia cenderung mempertahankan kontrol S-300 dan mengoperasikan senjata-senjata itu di bawah pengawasan langsung mereka.

Pengaturan seperti itu harus mencegah tindakan terburu-buru oleh rezim Suriah dan juga mengerem rencana Israel untuk menyerang baterai rudal.

Namun, Israel mungkin mempertimbangkan untuk menyerang baterai S-300 itu jika Rusia benar-benar menyerahkannya kepada kendali Suriah.

Baca: 5 Fakta Menarik Fathom Saulina, Anak Ratna Sarumpaet yang Setia Dampingi Ibunya Saat Diciduk Polisi

Kehadiran baterai tambahan S-300 buatan Rusia di Suriah ini juga semakin mempersulit masalah bagi Amerika Serikat dan Israel.

Bahkan Washington mengecam keputusan Rusia sebagai eskalasi.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved