Sosok MS Aktor di Balik Calo PNS

Maimun yang sebelumnya disebut-sebut sebagai calo yang bisa meluluskan orang menjadi pegawai negeri sipil

Sosok MS Aktor di Balik Calo PNS
MAIMUN didampingi tim kuasa hukumnya memberikan keterangan pers terkait calo PNS di Banda Aceh, Senin (8/10). 

BANDA ACEH - Maimun yang sebelumnya disebut-sebut sebagai calo yang bisa meluluskan orang menjadi pegawai negeri sipil (PNS) memberikan klarifikasi dan membantah dengan mengatakan dirinya bukan calo. Dia bahkan mengaku juga sebagai korban karena dalam kasus itu istri dan adiknya juga menjadi korban calo PNS.

Bantahan dan klarifikasi itu dia sampaikan dalam konferensi pers di sebuah warung kopi di kawasan Batoh, Banda Aceh, Senin (8/10). “Saya ingin klarifikasi berita hoaks yang disampaikan oleh YARA, Nazaruddin, dan Anita,” kata Maimun yang dalam berita sebelumnya berinisial M, didampingi kuasa hukumnya, Yulfan SH cs.

Dalam konferensi pers yang dihadiri belasan wartawan, Maimun dan kuasa hukumnya menyebut ada sosok penting di balik kasus ‘SK PNS bodong” tersebut yaitu pria berinisial MS.

Namun, ketika didesak wartawan siapa yang dimaksud dengan inisial MS itu--apakah oknum pejabat di Kantor Gubernur Aceh atau orang penting yang memiliki akses ke gubernur--baik Maimun maupun kuasa hukumnya belum bersedia mengungkap ke media. “Kami hanya akan membuka ke penyidik Polri. Kami percaya polisi mampu mengungkapnya,” kata pengacara Maimun dari Kantor Advokat Yulfan Pahlawan & Associates.

Yulfan juga mengungkapkan bahwa MS adalah sosok yang punya pengaruh besar di lingkungan Pemerintah Aceh sehingga yang bersangkutan pernah menggelar pertemuan dengan para korban di ruang kerja gubernur. Pengakuan itu kembali membuat penasaran awak media sehingga sempat memunculkan beragam spekulasi terhadap sosok misterius itu. “Secara kode etik kami tidak membuka di sini, kalau wartawan mau mencari tahu sendiri silakan,” tandas Yulfan.

Sebelumnya diberitakan, 19 warga Kabupaten Pidie Jaya dan Pidie tertipu sindikat calo yang menjanjikan calon PNS bisa meluluskan jadi PNS dengan cara menyetor sejumlah uang. Kasus itu baru terungkap ketika salah satu korban melapor ke Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Senin (25/9).

Adalah Anita Selfitri (26), perempuan yang selama ini berdomisili di Blang Asan, Kecamatan Sigli, Pidie, salah satu korban yang melaporkan kasus itu ke Kantor YARA. Anita yang juga keponakan dari Maimun dan keluarganya telah menyetor uang Rp 130 juta kepada Maimun, salah seorang yang diduga calo PNS.

Saat melapor ke YARA, Anita ditemani abang kandungnya, Mulyadi (45) dan pamannya, Nazaruddin (59). Dalam keterangan pers di Kantor YARA, Mulyadi mengatakan bahwa Maimun yang menawarkan Anita masuk menjadi PNS dengan syarat memberikan sejumlah uang.

Kuasa hukum Maimun, Yulfan SH menyampaikan bahwa pihaknya merasa perlu meluruskan berita media massa yang menyebutkan kliennya sebagai calo. “Kami ingin membantah beberapa media yang menyatakan beliau telah mengambil keuntungan. Ini adalah keterangan yang prematur, fitnah, dan hoaks,” kata Yulfan.

Dia tambahkan bahwa kliennya tersebut juga sebagai korban setelah termakan bujuk rayu MS. Menurutnya, MS-lah yang menikmati aliran uang yang dipungut dari korbannya. “Apakah logis kalau beliau calo tapi keluarganya menjadi korban. Bahkan beliau tidak menerima keuntungan dari calo itu,” tegas Yulfan.

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved