Warkop DKI: Pelopor Lahirnya Lawakan Cerdas di Dunia Komedi Indonesia

Kelebihan Warkop dibandingkan grup lawak lain, adalah tingkat kesadaran intelektualitas para anggotanya.

Warkop DKI: Pelopor Lahirnya Lawakan Cerdas di Dunia Komedi Indonesia
KOMPAS/RUDY BADIL
Dono, Kasino, Indro (kanan-kiri) 

SERAMBINEWS.COM - Jika anda lahir di tahun 70an dan menikmati masa remaja di era 80an, maka anda tidak mungkin tidak mengenal Warkop DKI.

--

Saat itu, bioskop di masa liburan, akan selalu diisi oleh film-film komedi Warkop DKI dan penonton mengantre panjang untuk menyaksikannya bersama keluarga.

Warkop DKI saat itu adalah simbol sebuah komedi cerdas yang memiliki kejelian menyentil isu-isu sosial yang sedang up to date.

Baca: 10 Negara dengan Harga BBM Paling Murah di Dunia, Ada yang Kurang dari Rp200 Rupiah per Liter

Warkop, awalnya bernama Warkop Prambors, adalah grup lawak yang dibentuk oleh Nanu (Nanu Mulyono), Rudy (Rudy Badil), Dono (Wahjoe Sardono), Kasino (Kasino Hadiwibowo) dan Indro (Indrodjojo Kusumonegoro).

Nanu, Rudy, Dono dan Kasino adalah mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Jakarta sedangkan Indro kuliah di Universitas Pancasila, Jakarta.

Mereka pertama kali meraih kesuksesan lewat acara Obrolan Santai di Warung Kopi yang merupakan garapan dari Temmy Lesanpura, Kepala Bagian Programming Radio Prambors.

Acara lawakan setiap Jumat malam antara pukul 20.30 hingga pukul 21.15, disiarkan oleh radio Prambors yang bermarkas di kawasan Mendut, Prambanan, Borobudur, alias Menteng Pinggir.

Baca: Langsa dan Aceh Besar Juara Debat Bahasa Jerman Tingkat Provinsi

Dalam acara itu, Rudi Badil dalam obrolan sering berperan sebagai Mr. James dan Bang Cholil. Indro yang berasal dari Purbalingga berperan sebagai Mastowi (Tegal), Paijo (Purbalingga), Ubai atau Ansori.

Kasino yang asli Gombong perannya bermacam-macam: Mas Bei (Jawa), Acing/Acong (Tionghoa), Sanwani (Betawi) dan Buyung (Minang). Nanu yang asli Madiun sering berperan sebagai Poltak (Batak) sedangkan Dono sendiri hanya berperan sebagai Slamet (Jawa).

Halaman
1234
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved