Abes Juara Instruktur Muda Pramuka

Tim Pramuka Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kabupaten Aceh Besar (Abes) keluar sebagai juara pertama

Abes Juara Instruktur Muda Pramuka
SEKRETARIS Dinas Pendidikan Aceh, Muslem Yacob menyematkan medali emas kepada tim Pramuka SMK Aceh Besar yang menjadi juara Kursus Instruktur Muda Pramuka SMK tahun 2018 di Hotel Grand Aceh Syariah, Banda Aceh, Minggu (14/10) malam. 

* Raup 1.070 Poin

BANDA ACEH - Tim Pramuka Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kabupaten Aceh Besar (Abes) keluar sebagai juara pertama lomba Kursus Instruktur Muda Pramuka Tahun 2018 yang berakhir pada Minggu (14/10) malam. Tim pramuka SMK Abes jadi yang terbaik usai meraih nilai maksimal 1.070.

Sedangkan Kota Banda Aceh hanya menempati peringkat kedua karena mengumpulkan nilai 900, disusul Kabupaten Aceh Tamiang menduduki peringkat ketiga dengan 800 poin. Kursus Instruktur Muda Pramuka yang berlangsung pada 11-14 Oktober itu ditutup secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh, Muslem Yacob MPd di Grand Aceh Syariah Hotel, Banda Aceh, Minggu malam.

Di hadapan ratusan pramuka se-Aceh, Muslem Yakob menegaskan, bahwa pramuka ke depan bukan hanya sekadar kegiatan extra-kurikuler di sekolah, tapi harus menjadi salah satu kegiatan extra-kurikuler wajib bagi siswa. Karena itu, Dinas Pendidikan Aceh sengaja menyiapkan instruktur-instruktur muda sejak dini untuk membantu para pembina yang ada di sekolah seluruh Aceh.

Untuk itu, Muslem Yacob yang didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Aceh, Teuku Miftahuddin MPd, meminta kepada calon instruktur muda pramuka SMK itu agar dalam berkiprah di dunia kepanduan harus selalu sami’na wa ata’na. Sebab, ulasnya, hanya orang-orang yang patuh kepada pemimpin yang akan mendapat kesuksesan. “Patuh pada pemimpin dan disiplin dalam semua kegiatan adalah kunci sukses bagi generasi muda Aceh ke depan,” ungkapnya.

Kabid Pembinaan SMK, Teuku Miftahuddin menambahkan, pihaknya akan berusaha maksimal agar apa yang dilakukan tahun ini bisa dilaksanakan di masa mendatang. Sehingga kaderisasi pramuka di Aceh berjalan sesuai harapan Pemerintah Aceh.

Sedangkan, Ketua Panitia Kursus Instruktur Muda Pramuka Aceh, Drs Zulkarnaini menyatakan, meski sudah jauh-jauh hari telah diundang, namun masih saja ada daerah yang tidak mengirimkan wakilnya ke lomba tersebut. “Dari 23 daerah yang diundang, hanya 15 daerah yang hadir,” beber Zulkarnaini.

Pada bagian lain, penyiapan tenaga muda sebagai instruktur pramuka di kalangan pelajar ternyata masih jarang dilaksanakan di provinsi lainn di Indonesia. Bahkan, tak tertutup kemungkinan kursus yang digelar Aceh itu merupakan satu-satunya di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Hermanto, salah seorang instruktur kursus tersebut sebelum membacakan pengumuman tim juara. “Pada malam ini, saya dan keluarga besar pramuka di Aceh pantas berbangga terhadap perhatian Pemerintah Aceh dalam menyiapkan kader kepanduan Aceh ke depan,” ucapnya.

Sebab, tambah dia, ternyata kursus instruktur muda pramuka untuk siswa SMK ini baru ada di Aceh. “Sedangkan di daerah lain di Indonesia, belum ada yang melaksanakan kaderisasi instruktur muda semacam ini,” tukas Hermanto.(sir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved