Geolog: Bencana bukan Fenomena Berdiri Sendiri
Geolog yang juga aktif sebagai mubalig, Ir Faizal Adriansyah menyerukan pentingnya revolusi mitigasi
BANDA ACEH - Geolog yang juga aktif sebagai mubalig, Ir Faizal Adriansyah menyerukan pentingnya revolusi mitigasi sebagai upaya mengurangi dampak bencana yang semakin beragam di negeri ini. Faizal juga merasa aneh tidak banyak pemimpin yang menyerukan taubatan nasional karena beranggapan bencana hanya proses alam ‘an sich’ (berdiri sendiri) yang tidak ada hubungan dengan perilaku manusia.
“Gempa itu sesuatu yang misterius persis seperti kematian yang kita tidak tahu kapan datangnya. Orang bijak tidak akan disibukkan dengan menanti kematian tapi dia membekali diri dengan bekal setelah kematian. Begitulah tamsilan gempa, kita tidak bisa ‘stres’ hanya menunggu datangnya gempa yang tidak pernah pasti. Yang terpenting adalah membekali diri dengan kesiapsiagaan bila bencana harus terjadi,” begitu tulis Faizal Adriansyah, pria yang akrab dipanggil ustaz tersebut menanggapi bencana beruntun yang mendera negeri ini.
Dalam pesan WhatsApp-nya kepada Serambi, Faizal yang juga Kepala Pusat Kajian Pendidikan dan Pelatihan Aparatur IV (PKP2A IV) Lembaga Administrasi Negara (LAN) Aceh tersebut menandaskan bencana demi bencana yang terjadi di negeri ini telah merenggut korban harta bahkan jiwa yang tak terhingga jumlahnya.
“Apakah kita masih menganggap bahwa hal ini biasa-biasa saja? Sementara semua ahli kebumian sepakat bahwa (penghuni) negeri ini hidup bersama bencana. Salah satu bencana yang paling menakutkan adalah gempa yang disusul tsunami dan likuifaksi,” tulis Faizal Adriansyah yang juga anggota Dewan Pakar Forum Pengurangan Risiko Bencana (Forum PRB) Aceh.
Menurut Faizal, revolusi mitigasi sudah waktunya disadarkan kepada semua komponen bangsa ini, mulai orang nomor satu di negeri ini sampai ke seluruh lapisan masyarakat di berbagai pelosok negeri.
“Kita harus melakukan perubahan yang cukup mendasar dalam hal mitigasi atau dengan kata lain diperlukan revolusi dalam upaya untuk mengurangi dampak bencana,” begitu penegasan geolog yang juga mantan ketua IAGI Aceh periode 2010-2013 dan 2014-2017.
Taubatan nasional
Ustaz Faizal juga menulis, gempa-tsunami-likuifaksi merupakan kehendak Allah sebagai pemilik alam semesta. Maka, kata Ustaz Faizal. mendekatkan diri kepada-Nya adalah upaya spritual untuk mencegah bencana.
Anehnya, lanjut Faizal tidak banyak pemimpin kita yang menyerukan taubatan nasional. Seakan bencana ini hanya proses alam ‘an sich’ (berdiri sendiri). “Ya, saya kira masih banyak anggapan bahwa ini fenomena alam tidak ada hubungan dengan perilaku manusia. Akibatnya kita sibuk dengan fenomena fisik semata sedangkan sentuhan metafisika nyaris tak digubris,” demikian Faizal Adriansyah.(nas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/faizal-adriansyah_20150615_091836.jpg)