Breaking News:

Uang Bupati Ahmadi untuk Steffy Burase

Uang dari Bupati Bener Meriah nonaktif, Ahmadi SE yang disampaikan melalui ajudannya Muyassir kepada Teuku Saiful Bahri

Editor: bakri
SAKSI Teuku Saiful Bahri saat memberikan keteramgan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (15/10). 

* Nilainya Rp 1 Miliar

JAKARTA - Uang dari Bupati Bener Meriah nonaktif, Ahmadi SE yang disampaikan melalui ajudannya Muyassir kepada Teuku Saiful Bahri, sepenuhnya diberikan kepada Steffy Burase untuk kepentingan Aceh Marathon yang sedianya digelar di Kota Sabang, September lalu.

Hal itu diungkapkan Teuku Saiful Bahri saat menjadi saksi dalam perkara suap dengan terdakwa Bupati Ahmadi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (15/10).

“Uang itu dikirim ke Steffy karena dia butuh dana untuk Aceh Marathon,” ungkap Teuku Saiful Bahri yang juga ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) sebagai tersangka.

Saiful Bahri yang juga pengusaha sukses di Aceh, mengaku mendapat kiriman dana Rp 1,050 miliar yang disetorkan dalam tiga tahap. Pertama Rp 120 juta, kemudian Rp 430 juta, dan terakhir Rp 500 juta. Uang itu diterima melalui ajudan Bupati Ahmadi, Muyassir.

Saat ditanya jaksa KPK dan majelis hakim, untuk apa uang sebanyak itu diberikan kepada Steffy, T Saiful Bahri menjawab sebagai uang pengurusan proyek di Bener Meriah dari Dana Alokasi Khusus Aceh (DOKA).

Awalnya dikatakan dana tersebut sebagai pinjaman Steffy. Ketika ditanya majelis hakim siapa Steffy sesungguhnya, Saiful Bahri menyebutkan bahwa Steffy adalah pelaksana dan staf ahli penyelenggaraan kegiatan Aceh Marathon dan penggagas Aceh Marathon.

Saiful Bahri mengakui bahwa seluruh dana yang diberikan kepada Steffy–wanita asal Manado yang bermukim di Jakarta--juga diketahui oleh Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf.

Sebagaimana diberitakan terdahulu, Ahmadi ditangkap tim KPK beberapa jam lebih awal dibanding Irwandi Yusuf pada 3 Juli 2018. Bupati Bener Meriah itu diduga menyuap Irwandi sebanyak Rp 500 juta untuk memuluskan proyek pembangunan jalan di Bener Meriah yang sumber dananya berasal dari DOKA.

Uang Rp 500 juta itu bagian dari komitmen fee senilai Rp 1,5 miliar yang diminta Irwandi kepada Ahmadi. Dalam dakwaan sebelumnya disebutkan bahwa uang itu diserahkan oleh ajudannya, Muyassir, kepada orang terdekat Irwandi. (fik)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved