125 Mayat Berusia 2.000 Tahun Ditemukan di Yerussalem, Ungkap Tragedi Pemenggalan Kepala

Mereka mengungkapkan temuan mengerikan yang diduga berusia 2.0000 tahun di kota yang disebut dengan senyawa Rusia.

125 Mayat Berusia 2.000 Tahun Ditemukan di Yerussalem, Ungkap Tragedi Pemenggalan Kepala
Dailystar
Orang-orang menggali situs tersebut 

SERAMBINEWS.COM - Baru-baru ini otoritas barang antik Israel mengungkapkan temuan mengerikan yang berkaitan dengan tragedi pemenggalan kepala sekte kuno Yahudi.

Mereka mengungkapkan temuan mengerikan yang diduga berusia 2.0000 tahun di kota yang disebut dengan senyawa Rusia.

Melansir Dailystar pada Selasa (16/10), dalam temuan tersebut tulang dan tengkorak ditemukan dalam wadah kuno di sebuah situs yang diyakini sebagai lokasi pembantaian.

Para ahli percaya, sebagian besar kerangkan yang ditemukan adalah wanita dan anak-anak dari komunitas Farisi, sebuah sekte kuno Yahudi.

Setelah dipenggal, tubuh-tubuh itu kemudian dibiarkan membusuk.

Dari observasi yang dilakukan diketahui bahwa pemenggalan itu menggunakan pedang dan kemudian dibuang dalam kuburan massal.

Salah satu jenazah yang ditemukan diyakini sebagai fosil perempuan yang sedang hamil.

Baca: 5 Fakta Kasus Peluru Nyasar di Gedung DPR RI, Pelaku PNS Kemenhub

Baca: Jembatan Krueng Teunom, Aceh Jaya Retak, Ini Imbauan Polisi

Arkeolog IAA Kfir Arbiv dan Tehila Lieberman, bersama dengan otoritas antropolog Dr. Yossi Naga, menemukan kerangka menumpuk tiga lapis. 

Kerangka termasuk laki-laki, tetapi mereka kebanyakan perempuan, anak-anak, dan bayi.

Tiga kerangka kecil juga ditemukan yang diyakini janin yang mati di rahim ibu mereka.

Halaman
12
Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved